Nusron Wahid: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Kontribusi di Dunia Agraria

- Redaktur

Senin, 1 September 2025 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Sleman, Asajabar.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, secara resmi mewisuda 624 taruna dan taruni Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) pada Sabtu (30/8/2025) di Pendopo STPN, Sleman.

Dalam sambutannya, Menteri Nusron menegaskan bahwa para lulusan memiliki peran penting dalam pembangunan agraria dan pertanahan di Indonesia. “Ada wisudawan yang menjadi pegawai di ATR/BPN, ada yang bekerja di sektor swasta, ada pula yang menjadi dosen maupun peneliti. Semuanya sama-sama dibutuhkan untuk menciptakan keadilan, pemerataan, serta kesinambungan ekonomi,” ujarnya.

Jumlah wisudawan terdiri dari 274 lulusan Program Studi Diploma IV Pertanahan dan 350 lulusan Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral. Menteri Nusron juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga lulusan, pimpinan STPN, dosen, civitas academica, dan tenaga pendukung yang telah berperan membentuk karakter para taruna.

Baca Juga :  Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

“Wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal babak baru yang penuh dengan peluang dan tantangan. Pendidikan sesungguhnya adalah pendidikan di luar kampus, yaitu di tengah masyarakat,” tambah Nusron Wahid yang hadir bersama Wakil Menteri ATR/Waka BPN, Ossy Dermawan, serta sejumlah pejabat Kementerian ATR/BPN.

Ketua STPN, Sri Yanti Achmad, turut menyampaikan harapan agar para lulusan mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul, profesional, berintegritas, serta siap mendukung kebijakan strategis pemerintah. “Kami berharap lulusan STPN mampu mendukung Reforma Agraria, penataan ruang, percepatan pendaftaran tanah, dan penguatan kelembagaan pertanahan di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Dalam wisuda kali ini, beberapa taruna dan taruni meraih predikat lulusan terbaik. Dari Program Diploma IV Pertanahan, lulusan terbaik diraih oleh Mohammad Rizqi Safirul Kamal (IPK 3,93), Nadia Rahmawati (IPK 3,91), Hanan Elbar (IPK 3,91), dan Aulya Fiqih Amin Wijaya (IPK 3,91). Sementara dari Program Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral, predikat terbaik diraih oleh Zalfa Najiyah (IPK 3,84), Dewi Aisya Rahmadani (IPK 3,84), Agung Sundono Muslim (IPK 3,79), dan Muhammad Afrizal (IPK 3,76).

Berita Terkait

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global
Ossy Dermawan Tekankan Nilai Kejujuran dan Etika bagi Profesi Penilai
Wamen Ossy: ATR/BPN Bantu Legalisasi Lahan untuk Program KPLP
Capai 90,8 Persen TLRHP, ATR/BPN Perkuat Akuntabilitas dan Layanan Publik
Hadapi Tantangan Ekonomi, ATR/BPN Sesuaikan Perencanaan Anggaran 2027
BPN Imbau Masyarakat Urus Sertipikat Tanah Secara Mandiri untuk Jamin Kepastian Hukum
Cegah Penipuan, Masyarakat Diimbau Verifikasi Identitas Petugas Ukur Tanah
239 MPP Layani Pertanahan, ATR/BPN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:21 WIB

Karaoke Kocok Berhadiah Meriahkan HUT ke-1 Komunitas Sehati Tasikmalaya

Kamis, 16 April 2026 - 22:36 WIB

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Kamis, 16 April 2026 - 21:13 WIB

Faujiana Fatah Terpilih Pimpin Hiswana Migas Priangan Timur

Kamis, 16 April 2026 - 12:19 WIB

Kemenhaj Kota Tasikmalaya Gelar Pelepasan Calon Jamaah Haji Secara Seremonial

Sabtu, 11 April 2026 - 16:12 WIB

Inspektorat Kemenag Turun Langsung Bina Pengelolaan Keuangan Madrasah di Ciamis

Jumat, 10 April 2026 - 18:15 WIB

BAZNAS Ciamis Dorong Program Kencleng Terus Bertambah di Tingkat Desa

Kamis, 9 April 2026 - 15:32 WIB

RSUD Kawali Optimalkan Pelayanan di Tengah Keterbatasan Tenaga Perawat

Selasa, 7 April 2026 - 21:25 WIB

DPRD Ciamis Soroti Maraknya Keuangan Ilegal, Penyuluh Agama Didorong Jadi Garda Edukasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!