Pemerintah Genjot Jumlah Populasi dan Konsumsi Ayam Sentul di Kabupaten Ciamis

- Redaktur

Selasa, 24 Oktober 2023 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Ciamis, Yana Diana Putra dan Sekda Ciamis, Tatang tengah meninjau pameran ayam sentul.

Wabup Ciamis, Yana Diana Putra dan Sekda Ciamis, Tatang tengah meninjau pameran ayam sentul.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Pemerintah Kabupaten Ciamis terus berusaha meningkatkan jumlah populasi dan konsumsi ayam kampung khas Ciamis yakni ayam sentul.

Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis pun melakukan kerjasama dengan beberapa pihak termasuk pengusaha rumah makan.

Dalam agenda launching sentoelkeun juga diwarnai dengan lomba masak dan pameran ayam sentul di Halaman Gedung PKK Ciamis, Selasa (24/10/2023).

Wakil Bupati Ciamis, Yana Diana Putra mengatakan bahwa pihaknya berkeinginan ayam sentul menjadi primadona masyarakat Ciamis.

Untuk mewujudkan hal itu kata Yana, mesti dilakukan secara bersama-sama seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Ciamis.

“Kita juga harus melibatkan berbagai pihak secara pentahelix,” ungkap dia.

Baca Juga :  Kemenag Ciamis Sosialisasikan Wakaf dan Pembaruan Data Zakat Tahun 2026

Menurutnya, ayam kampung khas Ciamis tersebut sudah mencapai 500 ribu populasi.

“Penyebarannya juga sudah ke beberapa daerah Kota/Kabupaten tetangga.

Selain rasa dagingnya enak, harga jual ayam sentul juga tidak jauh beda dengan harga jual ayam kampung pada umumnya.

Plt Kadisnakan Ciamis, Ani Supiani mengaku bahwa untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap ayam lokal asli Ciamis ini pihaknya telah menggelar berbagai rangkaian kegiatan.

“Kita telah melakukan kegiatan FGD, talk show ayam sentul, lomba memasak olahan daging ayam sentul, pameran ayam sentul dan juga pemberian hibah DOC ayam sentul kepada para kelompok,” ungkap Ani.

Baca Juga :  Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun

Jadi untuk meningkatkan jumlah populasi dilingkungan masyarakat, kita berikan hibah DOC ayam sentul kepada belasan kelompok. Masing-masing kelompok mendapat 200 ekor DOC ayam sentul,” kata Ani.

Menurut Ani, keuntungan beternak ayam sentul yakni selain memiliki karakteristik dagingnya lebih enak ketika dikonsumsi, juga ayam tersebut cepat besar ketika dipelihara.

“Semenjak dari DOC hingga pembesaran kurun waktu 3 bulan, ayam sentul sudah bisa disembelih untuk dikonsumsi.

Selain itu juga produksi telurnya juga lebih banyak, 70 persen lebih banyak menghasilkan telur dari pada ayam kampung biasa,” ucap Ani. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun
Dicky Candra: Budaya dan Teknologi Harus Berjalan Beriringan
Kemenag Ciamis Sosialisasikan Wakaf dan Pembaruan Data Zakat Tahun 2026
Bebas dari Rentenir hingga Usaha Berkembang, UPZ Panyingkiran Ciamis Dorong Kemandirian Warga
PPIH Ciamis Pastikan Kesehatan Jemaah Haji Jadi Prioritas Utama
KH Saeful Ujun: Pesantren Harus Tetap Jadi Teladan Moral Umat
Dicky Candra: Koperasi Ajarkan Semangat Gotong Royong Masyarakat
Kota Tasikmalaya Catat Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi di Jawa Barat

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:00 WIB

SMPN 1 Tasikmalaya Rayakan Milad ke-78 dengan Gerak Jalan dan Pentas Seni

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:06 WIB

MTsN 3 Kota Tasikmalaya Lestarikan Budaya Sunda Lewat Festival Seni dan Batik Khas

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:00 WIB

Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Klaim Lulusannya Langsung Terserap Kerja

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:52 WIB

LDBI dan CSDC Tingkat Kabupaten Ciamis Jadi Ajang Seleksi Pembicara Terbaik ke Provinsi

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:27 WIB

KCD 13 Sosialisasikan Mekanisme SPMB 2026 dan Program Sekolah Maung

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:01 WIB

Disdik Ciamis Optimistis Wakil FLS3N Mampu Bersaing di Provinsi

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:13 WIB

429 Siswa SMAN 2 Ciamis Lulus, 75 Orang Diterima SNBP

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:45 WIB

FLS3N SD Kecamatan Ciamis Tampilkan Beragam Potensi Seni Pelajar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!