Perayaan Gong Perdamaian Dunia Ajak Masyarakat Jaga Harmoni dan Kedamaian

- Redaktur

Senin, 9 September 2024 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Ciamis tengah menabuh gong perdamaian.

Pj Bupati Ciamis tengah menabuh gong perdamaian.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Situs Bojong Galuh Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, menjadi pusat perayaan Milangkala Gong Perdamaian Dunia yang ke-15, Senin (9/9/2024).

Acara tahunan ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Ciamis, Engkus Sutisna, bersama berbagai tokoh budaya dari dalam dan luar Kabupaten Ciamis.

Dengan tema “Kebersamaan untuk Perdamaian,” acara ini menegaskan komitmen terhadap harmonisasi antarumat manusia.

Gong Perdamaian, yang dikenal sebagai simbol persaudaraan dan perdamaian, pertama kali dibunyikan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI pada 31 Desember 2002 di Bali.

Gong yang sama kemudian dibunyikan kembali di Jenewa, Swiss, pada 5 Februari 2003, untuk membuka Global Summit One Piece Through Tourism. Sejak saat itu, Gong Perdamaian dibawa keliling dunia untuk menyebarluaskan pesan perdamaian.

Ciamis menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Barat yang memiliki Gong Perdamaian Dunia, yang telah berdiri sejak 9 September 2009.

Baca Juga :  Setelah Tertunda Berjam-jam, Rombongan Haji Kota Tasik Tiba dengan Selamat

Lokasi penempatan gong di Karangkamulyan tidak terlepas dari sejarah panjang Kerajaan Galuh, yang berdiri antara tahun 600 hingga 1500 Masehi. Karangkamulyan dipilih sebagai lokasi karena dianggap sebagai cikal bakal perdamaian dunia.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Ciamis, Engkus Sutisna, menyatakan bahwa Gong Perdamaian merupakan simbol penting dalam menyebarkan pesan perdamaian di seluruh dunia.

Ia berharap perayaan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perdamaian dan kebersamaan, tanpa memandang ras, suku, agama, atau batasan lainnya.

“Peringatan Milangkala Gong Perdamaian ini dapat menjadi momentum untuk kebangkitan perdamaian, mengingatkan kita akan arti penting kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Engkus Sutisna.

Ia berharap, peringatan ini bisa menginspirasi tidak hanya masyarakat Tanah Galuh, tetapi juga di berbagai belahan dunia.

Kegiatan perayaan ini diisi dengan berbagai acara budaya dan pementasan, melibatkan tokoh-tokoh lokal serta tamu undangan dari luar daerah.

Baca Juga :  Pelepasan Kelas IX SMPN 8 Ciamis Berlangsung Haru, Simbol Payung Jadi Sorotan

Acara ini tidak hanya merayakan simbol perdamaian, tetapi juga memperkenalkan budaya lokal kepada publik yang lebih luas.

Gong Perdamaian Dunia menjadi simbol yang menghubungkan berbagai bangsa dalam satu tujuan mulia, yaitu perdamaian.

Perayaan tahun ini diharapkan dapat memperkuat tekad masyarakat untuk menjaga dan meneruskan pesan perdamaian yang telah dibawa oleh gong ini.

Engkus Sutisna mengajak semua pihak untuk terus mendukung upaya-upaya perdamaian dan kebersamaan. Dengan adanya Gong Perdamaian di Ciamis, diharapkan wilayah ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan suasana damai dan harmonis.

Perayaan Milangkala Gong Perdamaian Dunia ini ditutup dengan harapan besar agar semangat perdamaian yang digaungkan melalui Gong Perdamaian dapat terus bergema dan mempengaruhi masyarakat di seluruh dunia untuk hidup dalam kedamaian. (TONY/NHA/ASAJABAR)

Berita Terkait

Petani Cigembor Pelajari Sistem Padi Organik untuk Jaga Ekosistem dan Tingkatkan Hasil Panen
BAZNAS Ciamis Kenalkan Layanan Infaq Bebas Pilih Program di JAZIRAH Ciamis Creative Expo 2026
Setelah Tertunda Berjam-jam, Rombongan Haji Kota Tasik Tiba dengan Selamat
Jamaah Haji Kota Tasikmalaya Kloter KJT 4 Alami Keterlambatan, Keluarga Menunggu Hingga Malam
Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun
DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H
Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir
Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:52 WIB

Petani Cigembor Pelajari Sistem Padi Organik untuk Jaga Ekosistem dan Tingkatkan Hasil Panen

Jumat, 5 Juni 2026 - 02:24 WIB

Setelah Tertunda Berjam-jam, Rombongan Haji Kota Tasik Tiba dengan Selamat

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:08 WIB

Jamaah Haji Kota Tasikmalaya Kloter KJT 4 Alami Keterlambatan, Keluarga Menunggu Hingga Malam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:57 WIB

Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:53 WIB

DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:26 WIB

Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:15 WIB

Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:28 WIB

Khutbah Iduladha di Alun-alun Ciamis Angkat Penguatan Moral dan Ekonomi Umat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!