Program Smart Fisheries Village Akan Di Kembangkan Di Kampung Nila Ciamis, Apa Itu?

- Redaktur

Kamis, 9 Maret 2023 - 02:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Nila Kabupaten Ciamis.

Kampung Nila Kabupaten Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) berencana mengembangkan program Smart Fisheries Village (SFV) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Smart Fisheries Village (SFV) atau Kampung (Desa) Perikanan Cerdas merupakan salah satu program prioritas KKP melalui BRSDM.

Menurutnya, program SFV tersebut akan dikembangkan diwilayah Desa Kawali Kecamatan Kawali,” kata Plt Kepala BRSDM, Sri Pudji Sinarni Dewi kepada Asajabar.com, Rabu (8/3/2023).

“Desa Kawali akan menjadi pilot project program SFV di Jawa Barat,” ungkap Sri.

Ia menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan untuk mengembangkan semua potensi yang ada di desa, terutama potensi dibidang perikanan.

“Sehingga dengan adanya program tersebut ujungnya dapat menjadikan masyarakat yang cerdas dan meningkatkan pelaku usaha dibidang perikanan.

Baca Juga :  KKRA Ciamis Harapkan Guru RA Menjadi Pionir Inovasi Olahan Ikan

Sri menuturkan bahwa kata “Smart” memiliki arti dari masing-masing hurufnya, seperti huruf (S) mengandung arti dari Sustainable atau perikanan yang berkelanjutan.

Kemudian huruf (M) artinya Modernisasi yaitu maknanya sebuah desa perikanan yang cerdas harus modern, lalu huruf (A) artinya Acceleration, maknanya adalah bagaimana nanti perikanan di sebuah desa tersebut mampu mempercepat produksinya agar lebih meningkat.

Selanjutnya huruf (R) artinya Regeneration, maknanya adalah para pelaku perikanan harus dari kalangan generasi muda atau kaum milenial dibawah usia 40 Tahun.

Kemudian yang terakhir yaitu huruf (T), artinya Technology, maknanya adalah bagaimana pelaku perikanan tersebut dapat memanfaatkan teknologi yang ada di era 5.0 ini. Mulai dari produksinya marketingnya hingga manajemennya.

Baca Juga :  Kemenag Ciamis Gelar Turnamen Voli HAB ke-80, Diikuti Tenaga Pendidik dan Pegawai

Sementara Kabid Pemanfaatan dan Pengendalian Sumber Daya Perikanan Disnakan Kabupaten Ciamis Yanti Heryani mengatakan bahwa ada alasan tertentu kenapa Desa Kawali akan dijadikan program Smart Fisheries Village,” ungkapnya kepada Asajabar.com.

“Diwilayah Desa Kawali ada Kampung Nila, maka kita jadikan objek pilot project untuk program tersebut.

Jadi kaya Yanti, Kampung Nila sangat berpotensi untuk dijadikan program Smart Fisheries Village.

Yanti berharap dengan adanya program tersebut desa perikanan cerdas tersebut bukan hanya di Kawali, melainkan diwilayah-wilayah lain yang ada di Ciamis, semoga dapat memotivasi dan menjadi contoh untuk para pelaku budidaya ikan di Kabupaten Ciamis. (Tony)

Berita Terkait

Transaksi Pajak Digital Meningkat, Pemkab Ciamis Gelar Penghargaan Go Digital 2025
BPN Ciamis Lakukan Inventarisasi Lahan untuk Pembangunan Akses Baru Jembatan Cirahong II
KKRA Ciamis Harapkan Guru RA Menjadi Pionir Inovasi Olahan Ikan
Dorong Gizi Anak, Guru RA Ciamis Dilatih Buat Olahan Ikan yang Menarik
Bapenda Ciamis Anggarkan Rp 1,07 Miliar untuk Hadiah Motor PBB-P2
Anugerah Masjid Ramah 2025 di Kabupaten Ciamis Dorong Masjid Jadi Sentra Pendidikan dan Ekonomi Umat
Partisipasi KB Pria Masih Rendah, DP2KBP3A Ciamis Tingkatkan Kapasitas Motivator
Pelatihan Gula Semut di Ciamis Dinilai Bisa Genjot Pendapatan Warga

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:57 WIB

Menteri ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Agam

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:11 WIB

Belajar Digitalisasi Pertanahan, Pengarah Tanah Negeri Perak Kunjungi ATR/BPN

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:02 WIB

Nusron Wahid Minta Pengadaan Lahan Perumahan Tak Sentuh Sawah

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:02 WIB

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan atas Percepatan Sertipikasi Pulau-Pulau Kecil

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:08 WIB

Sepanjang 2025, Satgas Berhasil Ungkap 90 Kasus Mafia Tanah dan Selamatkan Aset Rp23,3 Triliun

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:46 WIB

ATR/BPN dan APH Amankan 14 Ribu Hektare Aset dari Jaringan Mafia Tanah

Senin, 8 Desember 2025 - 15:50 WIB

Wartawan Asajabar Ajak Masyarakat Berdonasi untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Minggu, 7 Desember 2025 - 19:57 WIB

Menteri Nusron Wahid Ajak APH Perkuat Kolaborasi Berantas Mafia Tanah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!