Tina Wiryawati Apresiasi Desa Tugumulya dan Kertayasa, Produk Sampah Jadi Sumber Pendapatan

- Redaktur

Kamis, 8 Februari 2024 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi 1 DPRD Jabar Fraksi Gerindra, Hj.Tina Wiryawati SH.

Anggota Komisi 1 DPRD Jabar Fraksi Gerindra, Hj.Tina Wiryawati SH.

Berita Kuningan, Asajabar.com – Anggota Komisi 1 DPRD Jabar Fraksi Gerindra, Hj.Tina Wiryawati SH, mengapresiasi pengelolaan sampah di tingkat desa yang dilakukan oleh beberapa desa di Kabupaten Kuningan.

Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADesa).

Hal ini disampaikan Tina saat mengunjungi Desa Tugumulya, Kecamatan Darma, pada Rabu (7/2/2024). Di sana, ia bertemu dengan relawan Bank Sampah Induk dan perangkat desa yang telah berinovasi dalam membuat produk bernilai ekonomi dari bahan baku sampah.

Tina mengatakan, Desa Tugumulya merupakan salah satu contoh desa yang berhasil dalam pengelolaan sampah. Di desa ini, masyarakat sudah memiliki kesadaran untuk memilah sampah dari rumah dan membawanya ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPS3R).

“Di TPS3R ini, sampah organik diolah menjadi pupuk kompos, sedangkan sampah anorganik diolah menjadi berbagai produk, seperti paving blok plastik, meubelair, dan kerajinan lainnya. Produk-produk ini kemudian dijual dan hasilnya dibagi antara masyarakat dan pemerintah desa,” jelas Tina.

Baca Juga :  MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat

Tina menambahkan, dari pengelolaan sampah ini, Desa Tugumulya mampu meningkatkan PADesa-nya hingga mencapai Rp 300 juta per tahun. Bahkan, masyarakat di desa ini bisa membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan sampah.

“Ini adalah prestasi yang luar biasa. Saya berharap desa-desa lain di Kuningan bisa meniru dan mengembangkan pengelolaan sampah seperti ini,” ujar Tina.

Tina juga memberikan contoh lain, yaitu Desa Kertayasa, Kecamatan Sindangagung, yang juga telah sukses dalam pengelolaan sampah. Di desa ini, pemerintah desa telah menegakkan peraturan desa yang mengatur tentang kewajiban masyarakat untuk memilah sampah dan membayar denda jika melanggar.

Baca Juga :  MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat

“Desa Kertayasa juga telah memiliki TPS3R yang modern dan menjalin kerjasama dengan pihak ketiga dalam menangani sampah anorganik. Dari pengelolaan sampah ini, Desa Kertayasa bisa mendapatkan PADesa sebesar Rp 500 juta per tahun,” tutur Tina.

Tina menjelaskan bahwa pengelolaan sampah di tingkat desa merupakan salah satu program unggulan Partai Gerindra.

Ia berkomitmen untuk terus mendorong dan mendukung desa-desa di Jabar, khususnya di Kuningan, untuk mengelola sampah dengan baik.

“Kami ingin desa-desa di Jabar menjadi desa mandiri, bersih, sehat, dan sejahtera. Salah satu caranya adalah dengan mengelola sampah secara optimal.

Jangan lihat jijik dengan sampah, karena sampah ini jika dikelola dengan baik akan menghasilkan cuan untuk kita,” pungkasnya. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:59 WIB

Munas III PJS Resmi Bergulir, Delegasi dari Berbagai Provinsi Ikuti Sidang Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:26 WIB

Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!