UMKM Santri di Cianjur Mengalami Peningkatan Omzet Usai Pelatihan oleh PRKI dan PLN

- Redaktur

Senin, 8 Juli 2024 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PRKI, Luthfi Hizba Rusydia.

Ketua Umum PRKI, Luthfi Hizba Rusydia.

Berita Cianjur, Asajabar.com – Omzet penjualan UMKM santri mengalami peningkatan tajam usai mengikuti pelatihan dan pembinaan organisasi yang digelar oleh Pergerakan Relawan Kemanusiaan dan Lingkungan Indonesia (PRKI) bekerja sama dengan PT PLN Persero melalui program PLN Peduli, Minggu (7/7/2024).

Ketua DPC PRKI Kabupaten Cianjur, Roby mengatakan bahwa Kegiatan Pelatihan Empowering Santri diawali dengan pendaftaran sebagai UMKM dan dilanjutkan dengan penyeleksian peserta,” ujar Roby saat ditemui, Senin (8/7/2024).

Dari ribuan pendaftar, hanya 40 peserta UMKM yang lolos seleksi.

“Kami menyeleksi peserta yang memiliki kriteria dan potensi khusus, terutama mereka yang memiliki produk tetapi belum memiliki pengetahuan pemasaran, terutama secara digital,” kata Roby.

Peserta UMKM santri berasal dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten Bandung Raya, serta Kota Cimahi.

Pelatihan ini diawali dengan Seminar Workshop selama satu hari dengan narasumber berskala nasional untuk memperluas wawasan peserta di bidang UMKM.

Peserta turut diberikan pelatihan dan kuliah daring selama dua bulan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam kewirausahaan dan manajemen usaha.

“Program ini mencakup berbagai topik penting seperti strategi pemasaran, pengelolaan keuangan, inovasi produk, serta penggunaan teknologi digital untuk bisnis,” tambah Roby.

Ketua Umum PRKI, Luthfi Hizba Rusydia, menyampaikan bahwa pelatihan yang berlangsung hampir dua bulan ini ditutup dengan kegiatan Expo Festival UMKM Santri di alun-alun Kabupaten Cianjur.

Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam omzet penjualan produk santri, mencapai 500 pcs per hari.

“Selain peningkatan omzet, para santri juga melaporkan peningkatan keterampilan dalam mengelola usaha mereka, mulai dari produksi hingga pemasaran,” kata Luthfi.

Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan santri tetapi juga memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar dengan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian para santri. Keberhasilan ini membuktikan bahwa dengan pembinaan dan dukungan yang tepat, para santri dapat menjadi penggerak utama dalam perekonomian lokal,” tambah Luthfi.

Luthfi berharap pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Kabupaten Cianjur dapat bersama-sama mendorong kemajuan pelaku UMKM di daerah.

“Kami siap membantu dan memberikan masukan kepada siapa pun yang ingin belajar bersama dalam memajukan UMKM,” ungkapnya. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun
KADIN Kota Tasikmalaya Fokus Dampingi UMKM Masuk Ekosistem Digital
Bebas dari Rentenir hingga Usaha Berkembang, UPZ Panyingkiran Ciamis Dorong Kemandirian Warga
Bank Galuh Ciamis Raih Penghargaan Kinerja Sangat Baik Versi The Asian Post 2026
Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global
Pelatihan Industri Tembakau Ciamis Dukung Produk Lokal Lebih Kompetitif
Tantangan Ekonomi dan Fluktuasi IHK, Ekonomi Syariah Dinilai Jadi Solusi
Kadin Ciamis Siapkan Program Prioritas 2025 untuk Perkuat Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:57 WIB

Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:53 WIB

DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:15 WIB

Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:28 WIB

Khutbah Iduladha di Alun-alun Ciamis Angkat Penguatan Moral dan Ekonomi Umat

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:34 WIB

Kurban di Masjid Agung Ciamis Meningkat, Panitia Siapkan 500 Paket Daging

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:15 WIB

Guru TK Honorer di Kota Tasikmalaya Keluhkan Insentif Rp50 Ribu per Bulan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:28 WIB

Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:46 WIB

Dicky Candra: Budaya dan Teknologi Harus Berjalan Beriringan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!