Universitas Galuh Gelar Seminar Interaktif Tentang Mitigasi Bencana di Indonesia

- Redaktur

Rabu, 28 Agustus 2024 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Nasional di Universitas Galuh.

Seminar Nasional di Universitas Galuh.

Berita Ciamis, Asajabar.com — Fakultas Teknik Universitas Galuh mengadakan seminar nasional dengan tema “Peran Engineers dalam Adaptasi dan Mitigasi Bencana di Indonesia” di Auditorium Universitas Galuh, Sabtu, 24 Agustus 2024.

Seminar tersebut menghadirkan dua narasumber terkemuka yakni, Ir. Hilya Mudrika Arini, S.T., M.Sc., M.Phil., Ph.D., IPM., ASEAN Eng dari Universitas Gadjah Mada, dan Ir. Ary Setyawan, M.Sc (Eng), Ph.D dari Universitas Sebelas Maret.

Acara juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Galuh, dr. Hj. Pupung Oprianti, M.Kes beserta Wakil Ketua II Sumarthia Bastaman, S.Sos dan Rektor Universitas Galuh, Prof. Dadi, M.Si.

Dipandu oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik, Ir. Yanti Defiani, seminar berjalan dengan meriah dan interaktif.

Baca Juga :  Puluhan Santri Ponpes Miftahul Ridwan Panjalu Resmi Menyelesaikan Pendidikan

Ir. Hilya Mudrika Arini selaku pembicara pertama, menjelaskan pentingnya memahami risiko bencana serta manajemen bencana. Ia menekankan penggunaan gamifikasi dan simulasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana.

“Penanggulangan bencana tradisional menghadapi lima tantangan utama, yaitu rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan sumber daya, kompleksitas koordinasi, pendekatan reaktif, serta minimnya pembagian data dan informasi,” jelasnya.

Ia juga memaparkan aplikasi manajemen bencana berbasis gamifikasi yang dikenal sebagai SIGAP.

Pembicara kedua, Ir. Ary Setyawan, M.Sc (Eng), Ph.D menguraikan peran inovasi teknologi dan infrastruktur dalam mitigasi bencana, terutama di Indonesia yang sering dilanda bencana alam.

Ia menjelaskan bahwa sistem peringatan dini dan infrastruktur tahan bencana memainkan peran kunci dalam mengurangi dampak bencana.

Baca Juga :  Bapenda Ciamis Apresiasi Desa Taat Pajak dengan 50 Unit Sepeda Motor

“Inovasi seperti sensor dan teknologi satelit dapat memantau aktivitas seismik dan cuaca ekstrem, memberikan peringatan dini terhadap gempa bumi, tsunami, dan banjir. Selain itu, aplikasi mobile yang terintegrasi dengan sistem peringatan dini dapat menyebarluaskan informasi secara cepat kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya bangunan tahan gempa dan infrastruktur vital yang dirancang untuk menahan dampak bencana.

Ir. Ary Setyawan mengakhiri pemaparannya dengan harapan adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah, akademisi, praktisi, dan pihak-pihak terkait untuk memastikan mitigasi bencana gempa bumi dapat dilakukan dengan baik melalui kebijakan yang tepat. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Bentang Sayap Harapan, Ponpes Darussalam Ciamis Lepas Santri Menuju Jenjang Pendidikan Lebih Tinggi
Puluhan Santri Ponpes Miftahul Ridwan Panjalu Resmi Menyelesaikan Pendidikan
200 Guru SD dan SMP Ikuti Diseminasi Tunas Bahasa Ibu di Ciamis
MTsN 15 Ciamis Lepas 210 Siswa, Catat Nilai TKA Tertinggi di Kabupaten Ciamis
Persaingan Ketat SPMB di Sekolah Maung SMAN 1 Ciamis, 94 Pendaftar Gagal Lolos
223 Siswa SMPN 4 Ciamis Lulus 100 Persen, Pelepasan Digelar Sederhana namun Bermakna
Porseni MI Cijeungjing-Cisaga Siapkan Wakil Terbaik ke Tingkat Kabupaten
Guru PAI Harus Menjadi Ajengan di Sekolah di Tengah Gempuran Era Digital

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:08 WIB

ATR/BPN Perkuat Sertipikasi Tanah dan Rumah MBR, Komisi II DPR Dukung Penambahan Target PTSL

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:01 WIB

Komisi II DPR Dukung Usulan Tambahan Anggaran ATR/BPN Rp3,23 Triliun untuk Program Prioritas

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:51 WIB

Wamen Ossy: Empat RDTR Papua Selatan Rampung, Dukung Pengembangan PSN Pangan Nasional

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:59 WIB

Ossy Dermawan: ASN Harus Jaga Integritas dan Utamakan Pelayanan kepada Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 21:32 WIB

Ditjen PSKP Gandeng BPA Kejaksaan Agung untuk Selamatkan Aset Negara dan Berantas Mafia Tanah

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:50 WIB

Tak Perlu Bolak-balik, Layanan BPN dan Bapenda Terintegrasi di MPP Tangerang

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:39 WIB

Cetak SDM Agraria, STPN Tawarkan Prodi Langka Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:29 WIB

Tak Perlu Notaris, Pensiunan BUMN Apresiasi Kemudahan Layanan di Kantah Bogor

Berita Terbaru

Diseminasi Tunas Bahasa Ibu (TBI) Tahun 2026 yang digelar di Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Senin (15/6/2026).

Pendidikan

200 Guru SD dan SMP Ikuti Diseminasi Tunas Bahasa Ibu di Ciamis

Selasa, 16 Jun 2026 - 19:29 WIB

error: Content is protected !!