Wamen Ossy: ATR/BPN Bantu Legalisasi Lahan untuk Program KPLP

- Redaktur

Sabtu, 11 April 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Jakarta, Asajabar.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyatakan kesiapan mendukung program Kebun Pangan Lokal Perempuan (KPLP) yang diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Dukungan tersebut difokuskan pada aspek penyediaan serta legalisasi lahan untuk lokasi percontohan (pilot project) program.

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, mengatakan bahwa program KPLP memiliki dampak strategis, tidak hanya dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, tetapi juga dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Pada prinsipnya, Kementerian ATR/BPN sangat mendukung program ini, terlebih karena berkaitan dengan peningkatan ketahanan ekonomi perempuan dan keluarga,” ujar Ossy dalam rapat koordinasi di Kantor Kementerian PPPA, Selasa (07/04/2026).

Ia menjelaskan, Kementerian PPPA diharapkan terlebih dahulu menentukan lokasi yang akan dijadikan lahan KPLP. Setelah itu, ATR/BPN akan membantu dari sisi mekanisme legalitas sesuai dengan status tanah yang dipilih.

Baca Juga :  Hadiri SUSBANPIM Banser di Semarang, Nusron Wahid Soroti Pentingnya Good Governance dan SDM

Menurutnya, penanganan lahan akan berbeda tergantung pada jenis kepemilikannya. Untuk tanah telantar, kewenangan berada pada ATR/BPN. Sementara itu, untuk lahan milik instansi lain seperti TNI, BUMN, atau pemerintah daerah, harus dipastikan berstatus clean and clear serta mendapatkan persetujuan pelepasan dari pemiliknya.

“Tanah yang bukan tanah telantar harus dilepas secara sukarela oleh pemiliknya kepada negara, baru kemudian dapat dimanfaatkan untuk program ini. Selain itu, opsi lain juga bisa melalui koordinasi dengan Badan Bank Tanah,” jelasnya.

Program KPLP sendiri merupakan inisiatif pemberdayaan perempuan melalui pengelolaan kebun pangan berbasis komunitas. Program ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan, pemenuhan gizi keluarga, serta mendorong kemandirian ekonomi perempuan.

Baca Juga :  Hadiri SUSBANPIM Banser di Semarang, Nusron Wahid Soroti Pentingnya Good Governance dan SDM

Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, menyampaikan bahwa KPLP sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia dan kesetaraan gender.

“Kebun Pangan Lokal Perempuan ini tidak hanya sebagai sarana produksi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi perempuan dan anak-anak dalam memenuhi kebutuhan gizi dan aktivitas produktif,” ujarnya.

Rapat koordinasi tersebut turut melibatkan perwakilan dari Kementerian Pertanian. Hadir mendampingi Wamen ATR/Waka BPN, antara lain Direktur Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan, Yuliana; Direktur Penertiban Penguasaan, Pemilikan, dan Penggunaan Tanah, M. Shafik Ananta Inuman; serta Kepala Subdirektorat Pengaturan dan Pengelolaan Tanah Pemerintah, Tentrem Prihatin.

Berita Terkait

Hadiri SUSBANPIM Banser di Semarang, Nusron Wahid Soroti Pentingnya Good Governance dan SDM
Masyarakat Diminta Pahami Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT
KAN Sitapa Nilai Sertipikat Tanah Ulayat Perkuat Perlindungan Aset Nagari
Rakor ATR/BPN dan Kepala Daerah Kalsel Bahas LP2B hingga Legalitas Sawit
Sertipikat Elektronik dan Sentuh Tanahku Permudah Verifikasi Data Pertanahan
Pemda se-Sulut Dilibatkan dalam Program Pencegahan Korupsi dan Penguatan Tata Kelola Pertanahan
Inovasi LARIS MANIS Permudah Layanan Pertanahan di Kabupaten Tangerang
Aceh Jadi Provinsi Pertama Terapkan Integrasi Data Spasial dengan ATR/BPN

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:28 WIB

Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun

Senin, 18 Mei 2026 - 18:29 WIB

Bebas dari Rentenir hingga Usaha Berkembang, UPZ Panyingkiran Ciamis Dorong Kemandirian Warga

Sabtu, 18 April 2026 - 09:48 WIB

Bank Galuh Ciamis Raih Penghargaan Kinerja Sangat Baik Versi The Asian Post 2026

Kamis, 16 April 2026 - 22:36 WIB

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global

Selasa, 29 Juli 2025 - 17:52 WIB

Pelatihan Industri Tembakau Ciamis Dukung Produk Lokal Lebih Kompetitif

Rabu, 29 Januari 2025 - 20:40 WIB

Tantangan Ekonomi dan Fluktuasi IHK, Ekonomi Syariah Dinilai Jadi Solusi

Senin, 30 Desember 2024 - 20:06 WIB

Kadin Ciamis Siapkan Program Prioritas 2025 untuk Perkuat Ekonomi Lokal

Selasa, 17 Desember 2024 - 18:41 WIB

DKUKMP Ciamis Tingkatkan Kapasitas SDM Pelaku Industri Tembakau Lokal

Berita Terbaru

error: Content is protected !!