Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis

- Redaktur

Senin, 13 Juli 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Penmad Kemenag Ciamis, H. Jajang Jamaludin.

Kasi Penmad Kemenag Ciamis, H. Jajang Jamaludin.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 di seluruh madrasah Kabupaten Ciamis diarahkan menjadi momentum pengenalan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak bagi peserta didik baru.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis, H. Jajang Jamaludin, mengatakan MATAMUDA merupakan konsep baru dalam kegiatan orientasi peserta didik baru di lingkungan madrasah, mulai dari jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Menurutnya, secara substansi MATAMUDA tidak jauh berbeda dengan kegiatan pengenalan lingkungan madrasah sebelumnya. Namun, terdapat penekanan baru pada penciptaan suasana pendidikan yang lebih humanis dan berorientasi pada perlindungan anak.

“Pada prinsipnya MATAMUDA adalah pengenalan lingkungan madrasah kepada peserta didik baru. Yang membedakan, sekarang lebih ditekankan pada bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak, baik di madrasah maupun pesantren,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan MATAMUDA, peserta didik lama tetap dilibatkan untuk membantu proses adaptasi siswa baru. Namun, peran kakak kelas bukan sebagai pihak yang memiliki senioritas, melainkan sebagai pendamping dan pembimbing.

“Kakak kelas diposisikan sebagai pembimbing, bukan sebagai senior yang memberikan tekanan. Tidak ada budaya senioritas dalam pelaksanaan MATAMUDA,” tegasnya.

Baca Juga :  Coach Faisal Antar Alexa Ciamis Melaju ke Ajang Nasional D'Academy 8 Indosiar

Jajang menyebutkan, penerapan MATAMUDA dilakukan di seluruh jenjang pendidikan madrasah. Meski demikian, pendekatan yang digunakan tetap disesuaikan dengan karakteristik usia peserta didik, terutama antara jenjang RA dan MI dengan MTs maupun MA.

Selain pengenalan lingkungan madrasah, MATAMUDA juga menjadi bagian dari upaya pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan. Kemenag Ciamis mendorong seluruh madrasah menerapkan prinsip madrasah ramah anak serta memperkuat nilai moderasi beragama.

Melalui materi moderasi, peserta didik dibekali kemampuan untuk menghargai perbedaan, baik dalam lingkungan internal madrasah maupun dalam kehidupan sosial yang lebih luas.

“Peserta didik perlu dibekali bagaimana menyikapi perbedaan dengan baik. Ini bukan hanya untuk siswa baru, tetapi juga menjadi penguatan bagi peserta didik lama,” katanya.

Lebih lanjut, Jajang mengatakan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Kabupaten Ciamis telah dipersiapkan secara bertahap sejak dua tahun terakhir. Mulai tahun ajaran ini, seluruh jenjang madrasah mulai menerapkan kurikulum tersebut secara menyeluruh.

Menurutnya, konsep KBC memiliki keterkaitan erat dengan pelaksanaan MATAMUDA karena sama-sama mengedepankan pendekatan yang membangun hubungan positif antara pendidik dan peserta didik.

Baca Juga :  KKRA Ciamis Perkuat Kompetensi Guru RA Hadapi Implementasi Kurikulum Baru

“Dalam Kurikulum Berbasis Cinta, guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi dan memberikan contoh, tetapi harus mampu menjadi contoh bagi peserta didiknya,” jelasnya.

Untuk memastikan penerapan KBC berjalan optimal, Seksi Penmad Kemenag Ciamis telah melakukan berbagai langkah, mulai dari pembekalan kepada pengawas madrasah, bimbingan teknis bagi kepala madrasah, hingga workshop terkait implementasi kurikulum tersebut.

Pengawas madrasah juga dilibatkan untuk melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap pelaksanaan KBC di masing-masing lembaga binaannya.

Jajang menuturkan, perubahan paradigma guru menjadi salah satu fokus utama dalam penerapan kurikulum tersebut. Guru diarahkan tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan peserta didik melalui pendekatan yang lebih humanis.

“Kami ingin membangun chemistry antara guru dan siswa. Dengan pendekatan seperti ini, potensi peserta didik dapat lebih tergali,” ungkapnya.

Ia berharap penerapan MATAMUDA dan Kurikulum Berbasis Cinta mampu memperkuat kualitas madrasah di Kabupaten Ciamis, baik dari sisi peserta didik, tenaga pendidik, maupun kelembagaan.

“Harapan kami, lahir peserta didik yang unggul, guru yang unggul, dan lembaga pendidikan yang unggul. Sehingga ke depan madrasah benar-benar menjadi pilihan utama masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan
MAN 3 Cijantung Wujudkan Madrasah Aman dan Menyenangkan Lewat MATAMUDA Berbasis Cinta
KKRA Ciamis Perkuat Kompetensi Guru RA Hadapi Implementasi Kurikulum Baru
Madrasah di Ciamis Bersiap Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning
PORSADIN VIII Resmi Bergulir, Ciamis Optimistis Kembali Raih Juara Umum
Forum Pengusaha Hijrah Tasikmalaya Perkuat Akidah dan Fikih Muamalah Lewat Kajian Rutin
Rohis SMA/SMK se-Kabupaten Ciamis Resmi Dibentuk, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akhlak Pelajar
MI Ciharalang Lepas 25 Siswa Kelas VI, Tampilkan Prestasi dan Program Tahsin Al-Qur’an

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:04 WIB

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:55 WIB

Ossy Dermawan Serahkan Sertipikat PTSL di Batam, Warga Kampung Tua Apresiasi Kepastian Hukum Tanah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:43 WIB

Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34 WIB

Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:52 WIB

Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:46 WIB

Sekjen ATR/BPN: RUU Administrasi Pertanahan Dibutuhkan untuk Atasi Tumpang Tindih Regulasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:36 WIB

FGD ATR/BPN Bahas RUU Administrasi Pertanahan, Tiga Persoalan Agraria Jadi Sorotan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:19 WIB

Hindari Informasi Keliru, ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Tarif Layanan Pertanahan Lewat Sentuh Tanahku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!