Disnakan Ciamis Temukan Parasit di Organ Dalam Hewan Kurban

- Redaktur

Senin, 17 Juni 2024 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemeriksaan organ dalam hewan kurban oleh petugas dokter hewan Disnakan Ciamis.

Pemeriksaan organ dalam hewan kurban oleh petugas dokter hewan Disnakan Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ciamis menemukan cacing atau parasit di organ dalam sapi yang telah disembelih.

Kasus ini ditemukan oleh tim petugas pemeriksa hewan kurban ketika melakukan pemeriksaan post mortem hewan kurban di Mapolres Ciamis, Senin (17/6/2024).

Kepala Disnakan Ciamis, Giyatno, mengungkapkan bahwa sebelum dilakukan pembedahan, hati sapi yang terinfeksi cacing menunjukkan bintik-bintik di permukaannya.

Setelah dibedah, terbukti ada cacing yang sudah berkembang biak dan bertelur di dalam hati sapi tersebut.

Baca Juga :  Ijang Faisal Sebut BAZNAS Ciamis Masuk Kategori Terbaik di Jawa Barat

Meskipun organ dalam terinfeksi parasit, Giyatno memastikan bahwa daging hewan kurban tetap layak untuk dikonsumsi.

“Yang tidak boleh dikonsumsi adalah organ dalam yang terkontaminasi parasit,” ujarnya.

Organ dalam yang terinfeksi langsung diamankan untuk dimusnahkan demi mencegah risiko kesehatan.

Petugas juga turut memeriksa organ lain seperti jantung, paru-paru, dan lidah untuk memastikan kelayakan hewan kurban yang dikonsumsi masyarakat.

Baca Juga :  Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim

Selama pemeriksaan, tidak ditemukan penyakit mulut dan kuku (PMK) atau penyakit lainnya,” kata Giyatno.

Kapolres Ciamis, AKBP Akmal, menambahkan bahwa hewan kurban yang disembelih di Mapolres Ciamis terdiri dari 9 ekor sapi dan 6 ekor kambing.

Daging kurban tersebut dibagikan kepada masyarakat Ciamis, dan beberapa hewan kurban juga disumbangkan ke pondok pesantren setempat,” ujarnya. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Pemkot Tasikmalaya Sebut Kemiskinan Jadi Faktor Utama Tingginya Kasus Stunting
BPJS Kesehatan Sosialisasikan Pendaftaran JKN bagi Relawan SPPG Kota Tasikmalaya
DKP3 Kampanyekan Gerakan Minum Susu di MTsN 3 Kota Tasikmalaya
RSUD Ciamis Maksimalkan Layanan IGD dan Tim Medis Selama Libur Lebaran
Balita di Indramayu Dirawat Usai Alami Gangguan Kesehatan Setelah Konsumsi Paket MBG
Ciamis Naik ke Peringkat 3 di Jawa Barat dalam Program Cek Kesehatan Gratis
Partisipasi Cek Kesehatan Gratis di Ciamis Rendah, Dinkes Akui Banyak Kendala
Virus Influenza Meningkat di Ciamis, Warga Diminta Waspada

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:56 WIB

Ikut Gerakan “AYO Muliakan Sungai”, Wamen Ossy Tekankan Kolaborasi Jaga Kelestarian Sungai

Senin, 29 Juni 2026 - 19:29 WIB

Ingin Pisahkan Sebagian Tanah? Berikut Ketentuan, Dokumen, dan Estimasi Biayanya

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:27 WIB

ATR/BPN Dukung Pengembangan Bandara Nasional dengan Integrasi Data Spasial dan Percepatan Perizinan

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:14 WIB

Kementerian ATR/BPN: Kepastian Hak Tanah Ditentukan oleh Batas Bidang, Bukan Sekadar Luas

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:05 WIB

Sertipikasi Aset Daerah Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Pertanahan DKI Jakarta

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:47 WIB

Kementerian ATR/BPN Serahkan 499 Sertipikat Hak Pakai untuk Pemprov DKI Jakarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:52 WIB

Nusron Wahid Dorong Percepatan Integrasi LP2B ke Tata Ruang Daerah untuk Jaga Ketahanan Pangan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:42 WIB

Awalnya Ragu Urus Tanah, Pensiunan PNS Ini Akui Layanan BPN Kini Lebih Mudah dan Transparan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!