Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis Berhasil Budidaya Bawang Merah Brebes Dengan Sistem Polybag

- Redaktur

Rabu, 19 Juli 2023 - 03:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan penghargaan lomba budidaya bawang brebes dan padi didalam polybag, yang telah berlangsung di Wisata Alam Cadas Ngampar, Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Selasa (18/7/2023).

Penyerahan penghargaan lomba budidaya bawang brebes dan padi didalam polybag, yang telah berlangsung di Wisata Alam Cadas Ngampar, Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Selasa (18/7/2023).

Berita Ciamis, Asajabar.com – Bawang merah yang merupakan salah satu komoditas unggulan ditingkat Nasional tersebut telah berhasil di budidayakan dengan menggunakan polybag di wilayah Kecamatan Sadananya.

Para kelompok tani atau kelompok wanita tani (KWT) yang ada ditiap desa di Kecamatan Sadananya serempak budidaya bawang merah brebes menggunakan sistem polybag dengan memanfaatkan lahan pekarangan.

Sekretaris Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Ciamis, Asep Halim menyebut, bawang merah brebes mempunyai potensi yang cukup besar dalam meningkatkan pendapatan petani,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan petani dalam budidaya bawang merah menggunakan polybag rencananya akan dikembangkan diwilayah Kecamatan lain.

“KTNA Kecamatan Sadananya yang menjadi inisiator budidaya bawang merah dengan konsep polybag tersebut direncanakan menjadi pilot project bagi KTNA Kecamatan yang lain.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Asep meminta Pemerintah Daerah atau melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk bisa terus memfasilitasi dan memberikan bimbingannya.

Untuk tahap awal ini kata Asep, budidaya bawang merah hanya berfokus pada pemanfaatan lahan pekarangan.

“Jika kedepan permintaan hasil panen banyak dan para petani sudah terlatih dengan bagus, tidak menutup kemungkinan akan dikembangkan diluar lahan pekarangan.

Untuk budidaya bisa dilahan sawah atau lahan darat yang memiliki sumber air yang cukup tersedia.

Ia juga menargetkan penanaman pertama minimal seluas 5-10 hektare. Konversinya itu 240 ribu polybag sampai dengan 500 ribu polybag,” ungkap dia.

Asep juga berharap budidaya bawang merah brebes yang ditanam oleh para petani tersebut juga dapat didukung oleh pemerintah desa.

Baca Juga :  Nesaba Cup Jadi Ajang Promosi dan Pembinaan Olahraga SMPN 1 Baregbeg Ciamis

“Di desa kan banyak lahan-lahan desa yang belum termanfaatkan secara maksimal, mudah-mudahan desa dapat mendukung sehingga kelompok tani dapat memanfaatkan lahan tersebut untuk budidaya bawang merah.

Ia juga berharap, budidaya bawang merah tersebut dapat dikolaborasikan dari dana desa yang 20 persennya dimanfaatkan untuk ketahanan pangan.

“Saya juga akan membicarakan lebih lanjut ke DPKP maupun DPMD, terkait 20 persen program ketahanan pangan dialihkan untuk penanaman bawang merah didalam polybag,” tuturnya.

Pemasaran Bawang Merah Brebes.

Asep mengaku bahwa untuk dari segi pemasaran pihaknya tidak mengalami kesulitan.

“Kita mempunyai mitra yaitu PT. Parikesit, dia akan menyambungkan ke berbagai perusahaan, salah satunya Indofood,” ucapnya.

Jadi untuk menjaga supaya harga bawang merah tetap stabil, sehingga para petani tidak merugi, maka petani hanya fokus budidaya dan panen.

KTNA Kabupaten Ciamis Apresiasi KTNA Kecamatan Sadananya.

Asep Halim mengaku sangat mengapresiasi KTNA Kecamatan Sadananya yang telah memberikan penghargaan kepada kelompok tani maupun KWT yang telah berhasil budidaya bawang merah didalam polybag.

“Penghargaan tersebut dapat memberikan motivasi kepada para petani dan khususnya KWT, sehingga kedepan mereka mampu budidaya secara maksimal dan menghasilkan panen yang banyak.

Menurut Asep, KTNA kabupaten Ciamis akan terus mensuport kepada para KTNA Kecamatan, dan keberhasilan KTNA Kecamatan Sadananya tersebut bisa ditiru oleh KTNA Kecamatan lain.

Baca Juga :  DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H

Ketua KTNA Kecamatan Sadananya, Nani Kurniasih mengatakan bahwa budidaya bawang merah didalam polybag itu telah dilakukan sejak beberapa bulan yang lalu.

“Jadi sebelum bulan puasa sudah nanam/budidaya,” ujarnya.

Menurutnya, para kelompok tani maupun KWT dari 8 desa itu serempak menanam bawang merah brebes dan padi dalam polybag dengan memanfaatkan lahan pekarangan.

Hasilnya mereka sudah panen, rata-rata panen 1 polybag bawang merah sebesar 4 ons,” ucap dia.

Nani mengungkapkan, sebagai bentuk apresiasi terhadap para kelompok tani maupun KWT, budidaya tersebut dilombakan.

Mereka yang berhasil budidaya bawang merah brebes dan padi polybag itu mendapat trophy penghargaan.

Tujuannya untuk mendorong semangat para petani. Sehingga tidak ada alasan lelah atau takut tidak berhasil,” kata Nani.

Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan di Wisata Alam Cadas Ngampar, Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Selasa (18/7/2023).

Nani menjelaskan, yang jadi indikator penilaian lomba tersebut yakni dari jumlah hasil panen dan tingkat kesuburan.

Sementara Kabid Penyuluhan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Ciamis, Novi Nuryanti mengaku bahwa pihaknya akan terus mendorong budidaya bawang merah brebes di Kecamatan Sadananya.

“Karena memang budidaya bawang merah brebes ini belum banyak dilakukan di Kabupaten Ciamis.

Jadi kita akan mendorong budidaya bawang merah yang ada di kecamatan Sadanaya, termasuk memantau perkembangannya.

Jika selama pemantauan perkembangannya terus baik dan mengalami peningkatan, Insya Alloh akan dikembangkan diwilayah Kecamatan lain,” ucapnya. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun
DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H
Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir
Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina
Khutbah Iduladha di Alun-alun Ciamis Angkat Penguatan Moral dan Ekonomi Umat
Kurban di Masjid Agung Ciamis Meningkat, Panitia Siapkan 500 Paket Daging
Guru TK Honorer di Kota Tasikmalaya Keluhkan Insentif Rp50 Ribu per Bulan
Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:49 WIB

Menteri Nusron Ajak Umat Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:02 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta ASN Tak Ragu Beri Pelayanan karena Takut Ambil Keputusan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:50 WIB

Pemilik Tanah Kini Bisa Ajukan Plotting Bidang Tanah Secara Online melalui Sentuh Tanahku

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:38 WIB

Ossy Dermawan Dorong Pemda, BPN, dan Aparat Hukum Perkuat Sinergi Lewat GTRA

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:55 WIB

ATR/BPN Minta Masyarakat Cermat dalam Proses Jual Beli Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:43 WIB

ATR/BPN Minta Warga Segera Melapor jika Temukan Indikasi Penyerobotan Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

ATR/BPN Dorong Penataan Kawasan Hutan Berkelanjutan dan Berbasis Kepastian Hukum

Berita Terbaru

error: Content is protected !!