Menteri Nusron: Perbaikan Sistem Internal Jadi Kunci Berantas Mafia Tanah

- Redaktur

Minggu, 26 Oktober 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Jakarta, Asajabar.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem layanan pertanahan sebagai langkah nyata memberantas praktik mafia tanah di tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid mengatakan, perbaikan sistem internal merupakan upaya penting untuk menutup celah praktik mafia tanah sekaligus mempercepat pendaftaran dan penyertipikatan tanah di seluruh Indonesia.

“Di awal pemerintahan kami menjabat di Kementerian ATR/BPN, kami sampaikan bahwa yang namanya mafia tanah itu pelan-pelan akan hilang sejalan dengan perbaikan sistem di dalam internal,” ujar Nusron di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10/2025).

Baca Juga :  Di Milad Ponpes YASPIDA, Menteri ATR/BPN Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Literasi Politik

Ia menjelaskan, pembenahan dilakukan dengan membangun sistem layanan pertanahan yang akurat, transparan, dan akuntabel, sehingga tata kelola pertanahan menjadi lebih kuat dan sulit dimanipulasi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Berkat langkah pembenahan tersebut, sepanjang tahun 2025 Kementerian ATR/BPN berhasil mencegah potensi kerugian negara sebesar Rp9,67 triliun. Nilai tersebut berasal dari tiga aspek, yakni kerugian nyata (real loss) akibat kasus pertanahan, potensi kerugian ekonomi (potential loss) dari terhambatnya kegiatan proyek, serta potensi kehilangan penerimaan negara (fiscal loss) dari pajak dan retribusi.

Selain mencegah kerugian negara, Kementerian ATR/BPN juga mencatat capaian signifikan dalam percepatan pendaftaran tanah. Dalam kurun waktu Oktober 2024 hingga Oktober 2025, sebanyak 4 juta bidang tanah berhasil didaftarkan, dan 2,6 juta bidang di antaranya telah bersertipikat.

Baca Juga :  130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat

Dari kegiatan pendaftaran dan penyertipikatan tanah tersebut, Kementerian ATR/BPN menyumbang nilai tambah ekonomi nasional mencapai Rp1.021,9 triliun. Angka itu terdiri dari Rp12,4 triliun Pajak Penghasilan (PPH), Rp3,15 triliun Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Rp25,9 triliun Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta Rp980,5 triliun Hak Tanggungan.

Lebih lanjut, Menteri Nusron menekankan pentingnya konsolidasi internal, koordinasi lintas unit kerja, serta percepatan penyelesaian target kinerja menjelang penutupan tahun anggaran 2025.

“Mohon ini menjadi komitmen bersama, supaya di Desember nanti target kita semua tercapai,” pungkasnya.

Berita Terkait

23 Pegawai ATR/BPN Ikuti Latsarmil Komcad, Bekal Disiplin dan Jiwa Pengabdian Diperkuat
Di Milad Ponpes YASPIDA, Menteri ATR/BPN Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Literasi Politik
Wamen ATR/BPN: Satu Basis Data Sawah Nasional Penting untuk Kepastian Tata Ruang dan Investasi
130 Pejabat ATR/BPN Resmi Dilantik, Menteri Nusron Minta Fokus Tingkatkan Kepuasan Masyarakat
Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah
ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Urus Sertipikat Tanah yang Hilang dan Beralih ke Sertipikat Elektronik
ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat
Ossy Dermawan Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat Musyawarah dan GTRA

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:31 WIB

23 Pegawai ATR/BPN Ikuti Latsarmil Komcad, Bekal Disiplin dan Jiwa Pengabdian Diperkuat

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:13 WIB

Di Milad Ponpes YASPIDA, Menteri ATR/BPN Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Literasi Politik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:31 WIB

Wamen ATR/BPN: Satu Basis Data Sawah Nasional Penting untuk Kepastian Tata Ruang dan Investasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:09 WIB

Tak Perlu Antre Panjang di Kantah, Masyarakat Bisa Daftar Layanan dari Rumah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:41 WIB

ATR/BPN Imbau Masyarakat Segera Urus Sertipikat Tanah yang Hilang dan Beralih ke Sertipikat Elektronik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:31 WIB

ATR/BPN Ajak Aparatur Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:05 WIB

Ossy Dermawan Dorong Penyelesaian Sengketa Tanah Lewat Musyawarah dan GTRA

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!