Proyek Revitalisasi SMAS Muhammadiyah Pangandaran Langgar K3 hingga Memakan Korban

- Redaktur

Selasa, 9 September 2025 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Revitalisasi Sekolah Menengah Atas Swasta (SMAS) Muhammadiyah Pangandaran, (Jurnalis-M. Drajat).

Revitalisasi Sekolah Menengah Atas Swasta (SMAS) Muhammadiyah Pangandaran, (Jurnalis-M. Drajat).

Berita Pangandaran, Asajabar.com – Pelaksanaan program revitalisasi Sekolah Menengah Atas Swasta (SMAS) Muhammadiyah di Pangandaran menuai sorotan akibat adanya pelanggaran protokol keselamatan kerja. Sejumlah pekerja terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) selama menjalankan tugas di lokasi konstruksi yang berlokasi di Jalan Merdeka No. 27, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran.

Proyek bernilai Rp 906,4 juta tersebut merupakan bantuan pemerintah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025. Dana tersebut dialokasikan untuk rehabilitasi lima ruang kelas dan satu laboratorium dengan jangka waktu pengerjaan 120 hari kalender, terhitung sejak 27 Agustus 2025.

Perwakilan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), Ryan Nurdiana, menjelaskan bahwa proyek ini dilaksanakan dengan skema swakelola dengan pendampingan tim teknis dari konsultan dan fasilitator.

Baca Juga :  Ratusan Guru dan Kepala Madrasah di Ciamis Ikuti Pelatihan Motivasi Pembelajaran

“Dengan skema swakelola, sekolah memiliki peran dalam mengelola dana secara mandiri, termasuk menentukan spesifikasi material. Misalnya, untuk rangka atap kami memilih kayu, bukan baja ringan, dengan pertimbangan lokasi yang dekat dengan laut. Seluruh proses kami lakukan dengan berkonsultasi kepada tim teknis pendamping,” jelas Ryan saat diwawancarai, Senin (8/9/2025).

Namun, sorotan muncul tidak hanya pada pelanggaran APD, tetapi juga setelah terjadinya sebuah insiden kecelakaan kerja di lokasi proyek tersebut. Ryan membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi insiden. Penyebabnya diduga karena korban dalam kondisi mengantuk sehingga kurang fokus. Kami bertanggung jawab dan telah membantu proses pengobatannya melalui BPJS,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ryan menegaskan bahwa pihaknya telah menyediakan APD bagi seluruh pekerja. “Kami sudah menyediakan APD dan terus mengingatkan para pekerja untuk menggunakannya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Ratusan Guru dan Kepala Madrasah di Ciamis Ikuti Pelatihan Motivasi Pembelajaran

Mengenai pengawasan, Ryan menyebut bahwa konsultan yang bertugas mungkin sedang berada di lokasi proyek lain, seperti RSUD Pandega, sehingga pengawasan tidak berjalan maksimal di lokasi.

Padahal, kewajiban penggunaan APD di area konstruksi telah diatur secara tegas dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 8 Tahun 2010.

Peraturan tersebut mewajibkan setiap pekerja menggunakan APD yang sesuai standar, seperti helm, kacamata, rompi reflektif, sarung tangan, dan alas kaki keselamatan, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman.

Kecelakaan kerja dapat menimpa siapa saja yang berada di area proyek, bukan hanya pekerja. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap protokol Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), termasuk penggunaan APD, merupakan hal yang mutlak dan tidak dapat diabaikan. (M. DRAJAT)

Berita Terkait

Ratusan Guru dan Kepala Madrasah di Ciamis Ikuti Pelatihan Motivasi Pembelajaran
Hebat! Suci Nurani Raih Gelar Juara di JSSL Singapore, Harumkan Nama Ciamis
Tsaka Competition IV, Strategi MTsN 2 Ciamis Jaring Siswa Berprestasi
Pentas PAI Tingkat Kecamatan Ciamis Jaring Duta Terbaik
Mondok di Ponpes Miftahul Ridwan Panjalu Ciamis, Pilihan Tepat yang Membanggakan
STIKes Muhammadiyah Ciamis Bersiap Bertransformasi Jadi Universitas, Perkuat SDM dan Tata Kelola
SMA Negeri 2 Ciamis Gelar Lomba Lintas Medan ke-XVI se-Priangan Timur
PGRI Kecamatan Cikoneng Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Guru

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:05 WIB

Airnya Bisa Jernih Banget! Wisatawan Kaget Liat Pesona Curug Jami dari Gunung Sawal

Sabtu, 30 Desember 2023 - 19:20 WIB

Menjelang Tahun Baru 2024, Dishub dan BNN Ciamis Gencarkan Pemeriksaan Angkutan Umum

Minggu, 24 Desember 2023 - 09:34 WIB

Dishub Ciamis Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Nataru

Selasa, 19 Desember 2023 - 16:26 WIB

Wisata Edukasi Bumi Pakarangan Ciamis Siap Dibuka Mei 2024

Senin, 18 Desember 2023 - 13:12 WIB

Ciamis Siap Sambut 1 Juta Wisatawan di Akhir Tahun 2023

Minggu, 10 Desember 2023 - 18:37 WIB

Situs Dalem Dungkut Ranggayunan, Jejak Sejarah dan Kepercayaan di Ciamis

Minggu, 10 Desember 2023 - 18:02 WIB

Tiga Tempat Wisata Alam di Ciamis yang Wajib Dikunjungi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!