Video Jemaah Pengajian di Masjid Agung Ciamis dengan Ciput Merah Putih Viral di Media Sosial

- Redaktur

Selasa, 6 Agustus 2024 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Video jemaah perempuan memakai ciput merah putih viral di media sosial.

Video jemaah perempuan memakai ciput merah putih viral di media sosial.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Video yang memperlihatkan jemaah haji menggunakan ciput merah putih saat berdzikir mendadak viral di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @irmamomsaqil dan telah menarik banyak perhatian serta komentar dari netizen.

Meskipun kegiatan dzikir tersebut seharusnya menjadi fokus utama, netizen justru salfok (salah fokus) pada ciput yang dikenakan oleh para jemaah perempuan.

Banyak netizen yang berpendapat bahwa ciput merah putih tersebut mirip dengan topi yang biasa dipakai oleh Santa Claus, seperti yang ditulis oleh akun @johny_elvans, “Kok jadi mirip pasukan santa claus,” cuitnya.

Ketua DKM Masjid Agung Ciamis, Wawan S. Ariefin, mengakui bahwa banyak pihak telah bertanya kepadanya terkait video viral tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan pengajian yang menjadi viral itu berlangsung pada 5 Juni 2024, dalam rangka perayaan hari jadi Kabupaten Ciamis yang ke-382 tahun.

Baca Juga :  BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi

Acara ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Daerah Ciamis dengan Pondok Pesantren Sirnarasa Panjalu.

“DKM Masjid Agung Ciamis hanya diminta untuk mempersiapkan tempat dan fasilitas lainnya. Pelaksanaan acara sepenuhnya diatur oleh Pesantren Sirnarasa,” kata Wawan, Selasa (6/8/2024).

Wawan menambahkan bahwa kegiatan Manaqiban (pengajian) rutin dilaksanakan setiap bulan di Masjid Agung Ciamis, namun tidak seramai pengajian dalam rangka hari jadi Kabupaten Ciamis.

Ia juga baru mengetahui tentang kostum ciput merah putih yang digunakan oleh jemaah perempuan tersebut.

“Kami baru tahu tentang kostum tersebut. Konotasinya memang mirip dengan yang dipakai agama lain,” tuturnya.

Wawan menekankan bahwa siapapun dapat melaksanakan kegiatan pengajian di Masjid Agung Ciamis asalkan sesuai syariat.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ibadah seperti dzikir dan salat tidak bermasalah, namun kostum ciput tersebut berada di luar tanggung jawab DKM Masjid Agung Ciamis.

Baca Juga :  Madrasah di Ciamis Bersiap Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Ciamis, Ihsan Rasyad, membenarkan bahwa video viral tersebut adalah bagian dari kegiatan tasyakur hari jadi Kabupaten Ciamis ke-382 tahun.

Ihsan menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan bentuk kerjasama dengan berbagai komponen masyarakat, termasuk masyarakat agamis, mengingat mayoritas penduduk Ciamis beragama Islam.

“Kegiatan tersebut merupakan Tablig Akbar untuk mengungkapkan rasa syukur,” tambahnya.

Ihsan juga menyatakan bahwa kegiatan tersebut telah diselenggarakan untuk kedua kalinya dan meminta pihak yang mempermasalahkan acara tersebut untuk melakukan tabayun atau konfirmasi ke Pondok Pesantren Sirnarasa.

“Jika ingin mengetahui lebih jelas, silakan datang langsung ke Pesantren Sirnarasa,” ujar salah satu Ustadz di Pondok Pesantren Sirnarasa, Danial Lutfi Al Mahzuumi, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Berita Terkait

BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja
Anwar Solahudin Dorong BAZNAS Ciamis Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Zakat

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:43 WIB

Nusron Wahid Dorong Daerah Perkuat LP2B demi Ketahanan dan Swasembada Pangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34 WIB

Komisi II DPR RI Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:52 WIB

Nusron Wahid: Layanan Pengukuran Tanah Maksimal Selesai 12 Hari Mulai Agustus 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:36 WIB

FGD ATR/BPN Bahas RUU Administrasi Pertanahan, Tiga Persoalan Agraria Jadi Sorotan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:19 WIB

Hindari Informasi Keliru, ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek Tarif Layanan Pertanahan Lewat Sentuh Tanahku

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:07 WIB

PJS Mantapkan Langkah Menuju Organisasi Konstituen Dewan Pers

Senin, 6 Juli 2026 - 20:29 WIB

Ingin Berkontribusi di Bidang Pertanahan, Calon Taruna STPN Tunjukkan Optimisme Hadapi Seleksi

Senin, 6 Juli 2026 - 20:23 WIB

ATR/BPN Tegaskan Pendaftaran Tanah Ulayat untuk Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Ambil Alih Lahan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!