Berita Ciamis, Asajabar.com – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Ciamis memastikan kesehatan para calon jemaah haji menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan pemberangkatan haji tahun 2026.
Ketua PPIH Kabupaten Ciamis, KH. Saeful Ujun mengatakan, seluruh jemaah yang tergabung dalam Kloter 31 telah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan sebelum diberangkatkan menuju Tanah Suci.
“Setiap jemaah dibekali buku kesehatan berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan di RSU Ciamis. Selain itu, sebelum keberangkatan resmi, mereka juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan ulang di Kalijati untuk memastikan kondisi tetap fit,” ujarnya.
Ia menjelaskan, total jemaah dan petugas yang diberangkatkan dalam kloter tersebut mencapai 417 orang, terdiri dari 411 jemaah dan enam petugas pendamping.
Menurut Saeful Ujun, kesiapan kesehatan menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalankan dengan baik, terutama mengingat adanya jemaah lanjut usia yang turut berangkat tahun ini.
Jemaah tertua tercatat atas nama Rusdi Maedi (96) asal Sukamantri, sementara jemaah termuda berusia 20 tahun berasal dari Sukadana.
Selain aspek kesehatan, PPIH juga memastikan kesiapan armada transportasi, ketepatan waktu keberangkatan, serta koordinasi lintas instansi berjalan optimal.
“Kesuksesan pemberangkatan bukan hanya soal berangkat tepat waktu, tetapi juga bagaimana seluruh jemaah bisa melakukan perjalanan dengan aman, nyaman dan sehat,” katanya.
Pemberangkatan Kloter 31 ini melibatkan sinergi berbagai pihak.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Ciamis, H. Nana Supriatna berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke daerah asal dalam keadaan sehat dan memperoleh predikat haji mabrur.













