Guru TK Honorer di Kota Tasikmalaya Keluhkan Insentif Rp50 Ribu per Bulan

- Redaktur

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan HUT IGTKI Kota Tasikmalaya di Plaza Asia.

Pelaksanaan HUT IGTKI Kota Tasikmalaya di Plaza Asia.

Berita Kota Tasik, Asajabar.com – Persoalan kesejahteraan guru Taman Kanak-Kanak (TK) non-PNS menjadi sorotan dalam peringatan HUT ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Tasikmalaya, Sabtu (23/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para guru menyampaikan aspirasi terkait minimnya insentif daerah yang diterima guru honorer TK. Saat ini, sebagian guru non-PNS hanya menerima honor sebesar Rp50 ribu per bulan yang dibayarkan setiap tiga bulan sekali.

Wakil Ketua IGTKI Kota Tasikmalaya, Iyuy Subariah Maksum mengatakan, pihaknya berharap ada peningkatan insentif dari pemerintah daerah untuk para guru non-PNS.

“Yang belum mendapatkan tunjangan apa-apa, itu yang diberikan Rp50 ribu dari pemerintah daerah per bulannya,” ujar Iyuy.

Ia menyebutkan, jumlah guru TK non-PNS di Kota Tasikmalaya mencapai sekitar 600 orang. Sementara guru berstatus PNS berjumlah sekitar 118 orang.

Menurutnya, sebagian guru honorer hingga kini belum memperoleh tunjangan sertifikasi maupun bantuan lain, meski telah mengabdi selama puluhan tahun.

Baca Juga :  Kemenag Apresiasi Festival Budaya dan Peluncuran Batik Khas MTsN 3 Kota Tasikmalaya

“Ada yang usianya sudah lebih dari 50 tahun, sebentar lagi purna tugas, tetapi belum mendapatkan tunjangan apa-apa selain insentif Rp50 ribu,” katanya.

Meski demikian, Iyuy mengapresiasi adanya program beasiswa S1 gratis dari kementerian bagi guru usia 48 hingga 54 tahun yang belum memiliki kualifikasi sarjana.

“Karena kasihan yang belum S1, honornya kecil, sekarang diusahakan kuliah S1 gratis,” ucapnya.

Ia berharap momentum HUT IGTKI menjadi penguat solidaritas sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan guru TK di Kota Tasikmalaya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra menilai dedikasi para guru TK harus menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah.

“Mereka masih semangat menjadi guru walaupun dengan insentif yang relatif kecil. Itu harus menjadi inspirasi bagi kami di Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk bekerja lebih gigih,” katanya.

Ia mengakui kondisi keuangan daerah saat ini masih terdampak kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, sehingga belum memungkinkan untuk memenuhi seluruh harapan terkait peningkatan kesejahteraan guru.

Baca Juga :  MTsN 3 Kota Tasikmalaya Lestarikan Budaya Sunda Lewat Festival Seni dan Batik Khas

Namun demikian, Dicky memastikan pemerintah daerah tetap memikirkan solusi terbaik bagi guru-guru TK.

“Kami sedang mencari format pola yang tepat untuk bisa memberikan yang terbaik untuk IGTKI dan guru-guru lainnya,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Yogi, mengatakan pihaknya terus berupaya memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru non-PNS melalui koordinasi dengan tim anggaran pemerintah daerah.

“Bukan berarti pemerintah daerah abai. Kita terus mencari ruang regulasi dan kemampuan anggaran yang memungkinkan untuk meningkatkan hal tersebut,” katanya.

Selain itu, Dinas Pendidikan bersama IGTKI juga tengah melakukan pendataan guru honorer secara by name by address untuk program beasiswa S1 dari kementerian agar tepat sasaran.

“Kita berharap secara bertahap, seiring perbaikan kondisi keuangan daerah, perhatian terhadap kesejahteraan guru TK bisa terus ditingkatkan,” katanya.

Berita Terkait

Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun
Dicky Candra: Budaya dan Teknologi Harus Berjalan Beriringan
Kemenag Ciamis Sosialisasikan Wakaf dan Pembaruan Data Zakat Tahun 2026
Bebas dari Rentenir hingga Usaha Berkembang, UPZ Panyingkiran Ciamis Dorong Kemandirian Warga
PPIH Ciamis Pastikan Kesehatan Jemaah Haji Jadi Prioritas Utama
KH Saeful Ujun: Pesantren Harus Tetap Jadi Teladan Moral Umat
Dicky Candra: Koperasi Ajarkan Semangat Gotong Royong Masyarakat
Kota Tasikmalaya Catat Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi di Jawa Barat

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:34 WIB

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Pendaftaran JKN bagi Relawan SPPG Kota Tasikmalaya

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:02 WIB

RSUD Ciamis Maksimalkan Layanan IGD dan Tim Medis Selama Libur Lebaran

Senin, 26 Januari 2026 - 14:24 WIB

Balita di Indramayu Dirawat Usai Alami Gangguan Kesehatan Setelah Konsumsi Paket MBG

Rabu, 12 November 2025 - 15:52 WIB

Ciamis Naik ke Peringkat 3 di Jawa Barat dalam Program Cek Kesehatan Gratis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 13:30 WIB

Partisipasi Cek Kesehatan Gratis di Ciamis Rendah, Dinkes Akui Banyak Kendala

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:25 WIB

Virus Influenza Meningkat di Ciamis, Warga Diminta Waspada

Selasa, 22 Juli 2025 - 18:32 WIB

Tina Wiryawati Perhatikan Kesehatan dan Kebutuhan Warga Ciamis

Selasa, 22 Juli 2025 - 17:53 WIB

Tina Wiryawati Sapa Warga Tambaksari Ciamis, Bawa Layanan Kesehatan Gratis dan Bantuan Sembako

Berita Terbaru

error: Content is protected !!