Berita Ciamis, Asajabar.com – Moralitas dan ketahanan ekonomi umat menjadi sorotan dalam khutbah Iduladha 1447 Hijriah yang disampaikan Ustad Kikin Muttaqin, S.Pd., M.Pd., di Alun-alun Ciamis, Rabu (27/5/2026).
Dalam khutbah bertema “Spirit Qurban dalam Penguatan Moral dan Ketahanan Ekonomi Umat”, Kikin menegaskan bahwa Iduladha tidak sekadar dimaknai sebagai ibadah ritual penyembelihan hewan kurban. Menurutnya, Iduladha juga menjadi momentum memperkuat nilai ketauhidan, kepedulian sosial, serta akhlak masyarakat.
Ia menilai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini bukan hanya persoalan ekonomi dan perkembangan teknologi, tetapi juga melemahnya moralitas dan rasa empati sosial.
“Qurban mengajarkan manusia untuk membersihkan hati, mengendalikan ego, mengurangi keserakahan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Kikin mengatakan perkembangan zaman yang semakin modern harus diimbangi dengan penguatan karakter dan nilai agama agar masyarakat tidak kehilangan arah dalam kehidupan sosial.
Dalam khutbahnya, ia turut mengutip QS Ar-Rum ayat 41 terkait berbagai kerusakan yang terjadi akibat perilaku manusia yang menjauh dari nilai-nilai Allah SWT. Menurutnya, kerusakan tersebut tidak hanya menyangkut lingkungan, tetapi juga persoalan moral, sosial, dan ekonomi
Selain itu, Kikin menyinggung keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam membangun keluarga yang dilandasi tauhid, kasih sayang, dan komunikasi yang baik.
Menurutnya, pendidikan keluarga menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang memiliki akhlak dan kepedulian sosial.
Ia juga menekankan bahwa ibadah kurban memiliki dimensi sosial dan ekonomi yang besar karena mengajarkan pemerataan kesejahteraan serta kepedulian terhadap masyarakat kecil.
“Spirit qurban mengajarkan bahwa harta bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga ada hak masyarakat lain yang membutuhkan,” katanya.
Di akhir khutbah, Kikin mengajak masyarakat menjadikan momentum Iduladha sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial, moralitas, dan ketahanan ekonomi umat di Kabupaten Ciamis.













