Berita Ciamis, Asajabar.com – Drs. H. Lili Miftah, MBA kembali dipercaya memimpin Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis untuk periode 2026-2031. Ia dilantik bersama empat wakil ketua di Gedung Islamic Center Ciamis, Senin (22/6/2026).
Empat wakil ketua yang turut dilantik yakni Dr. H. Wasdi, M.Si sebagai Wakil Ketua I, Drs. H. Syarief Hidayat, M.Si sebagai Wakil Ketua II, H. Didin Sa’adudin AF, S.Ag., M.Si sebagai Wakil Ketua III, dan Fuad Farhani, S.S sebagai Wakil Ketua IV.
Usai pelantikan, Lili Miftah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan serta doa yang diberikan berbagai pihak. Ia berharap amanah yang kembali dipercayakan kepadanya dapat dijalankan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak. Mudah-mudahan kami dapat melaksanakan tugas dan amanah ini dengan sebaik-baiknya serta memberikan manfaat bagi bangsa dan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Lili, pada periode pertama kepemimpinannya, BAZNAS Ciamis telah berhasil membangun berbagai sistem dan tata kelola kelembagaan. Karena itu, pada periode kedua ini fokus utama akan diarahkan pada penguatan pola pembinaan dan peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah.
Ia menjelaskan, salah satu program prioritas yang akan dilakukan adalah penyusunan basis data aghnia atau masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih di setiap desa. Data tersebut dinilai penting untuk mendukung optimalisasi penghimpunan zakat, khususnya dari kalangan non-ASN.
“Kami akan menyusun data aghnia di setiap desa sesuai arahan Baznas Provinsi Jawa Barat. Dengan adanya data tersebut, kami bisa melakukan edukasi dan pendekatan agar para aghnia berkenan menyalurkan zakat maupun infaknya melalui BAZNAS,” katanya.
Selain itu, BAZNAS Ciamis juga akan menyempurnakan standar operasional prosedur (SOP) yang telah berjalan agar pelayanan dan pengelolaan dana umat semakin efektif dan terukur.
Lili juga memberikan perhatian khusus terhadap peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang selama ini menjadi ujung tombak penghimpunan dana di tingkat desa. Menurutnya, para pengurus UPZ merupakan relawan yang bekerja dengan penuh keikhlasan demi kemaslahatan umat.
“Mereka bekerja dari rumah ke rumah menghimpun dana umat. Karena itu, selain meningkatkan kapasitas dan penghimpunan, kami juga terus membangun nilai-nilai keagamaan dan semangat pengabdian mereka,” ungkapnya.
Pada periode kedua kepemimpinannya, BAZNAS Ciamis juga akan memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan dana infak produktif yang dapat dimanfaatkan untuk membantu pelaku UMKM melalui skema pembiayaan tanpa bunga atau qardhul hasan.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini terjerat praktik rentenir, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi umat di tingkat desa.
Lili menegaskan, seluruh program dan bantuan yang disalurkan BAZNAS dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan sistem yang telah ditetapkan sesuai ketentuan syariah maupun regulasi pemerintah.
“Kami bekerja secara profesional dan ikhlas. Semua bantuan disalurkan berdasarkan sistem dan aturan yang berlaku, bukan karena kepentingan politik atau faktor lainnya,” tegasnya.













