Polres Pangandaran Gelar Apel Operasi Patuh Lodaya 2025, Fokuskan pada 7 Pelanggaran Prioritas

- Redaktur

Senin, 14 Juli 2025 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apel Operasi Patuh Lodaya 2025 di Mapolres Pangandaran.

Apel Operasi Patuh Lodaya 2025 di Mapolres Pangandaran.

Berita Pangandaran, Asajabar.com – Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran menggelar Apel Pasukan dalam rangka Operasi Patuh Lodaya 2025 yang dilaksanakan di halaman Markas Komando (Mako) Polres Pangandaran, Senin (14/7/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Pangandaran, KOMPOL Usep Supiyan, S.H., M.M., dan dihadiri oleh jajaran Polres Pangandaran, unsur Pemerintah Daerah, TNI, serta elemen masyarakat lainnya.

Apel gelar pasukan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya yang digelar serentak di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

Operasi ini menargetkan penurunan angka pelanggaran lalu lintas, kecelakaan, dan tingkat fatalitas korban, serta meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., menyampaikan komitmen Polres Pangandaran dalam mendukung penuh jalannya operasi.

Baca Juga :  MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat

“Kami siap mendukung penuh Operasi Patuh Lodaya 2025 agar tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam amanat Kapolda Jawa Barat yang dibacakan oleh Wakapolres, ditekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Selain itu, penegakan hukum diminta dilakukan secara humanis dan berbasis teknologi, dengan memanfaatkan ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) baik statis maupun mobile.

“Mari kita perkuat upaya preemtif dan preventif melalui edukasi yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ucap Wakapolres dalam sambutannya.

Operasi Patuh Lodaya 2025 akan melibatkan 2.002 personel gabungan dari Polda Jawa Barat dan Polres jajaran. Personel ini akan bertugas melakukan pengawasan dan penindakan pelanggaran lalu lintas secara profesional dan berintegritas.

Baca Juga :  MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat

Adapun tujuh pelanggaran prioritas dalam operasi ini meliputi:

  1. Pengendara di bawah umur
  2. Menggunakan ponsel saat berkendara
  3. Berboncengan lebih dari satu orang
  4. Tidak menggunakan helm SNI atau sabuk pengaman
  5. Mengemudi dalam pengaruh alkohol
  6. Melawan arus lalu lintas
  7. Melebihi batas kecepatan

Dengan digelarnya apel pasukan ini, Polres Pangandaran menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan Operasi Patuh Lodaya 2025, demi menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan bagi seluruh warga Pangandaran dan sekitarnya.

Penulis : M. Drajat

Editor   : Tony Z

Berita Terkait

MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
Heboh Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal di Kota Tasikmalaya
Unjuk Rasa Tolak PSN di Indramayu Berakhir Ricuh, Alun-Alun Jadi Sasaran Perusakan
Kasus Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru Dilimpahkan ke Polresta, Kuasa Hukum Beri Ultimatum 7 Hari
Satpol PP Indramayu Razia Warung Remang-Remang di Losarang Selama Ramadan
Kru MeteorNews Alami Intimidasi Saat Liputan Dugaan Obat Keras Ilegal di Brebes
Aliansi Masyarakat Rancahan Sampaikan Aspirasi Soal APBDes
Pengaduan Warga Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Mantan Kasun Desa Sukahaji

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:26 WIB

Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:36 WIB

Menteri Nusron Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Melalui KKN Tematik

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:04 WIB

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus

Berita Terbaru

error: Content is protected !!