Lapas Ciamis Ekspor 5.400 Coir Net ke Korea Selatan, Bukti Kemandirian Warga Binaan

- Redaktur

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk Coir Net berhasil diekspor ke Korea Selatan dengan jumlah mencapai 5.400 unit..

Produk Coir Net berhasil diekspor ke Korea Selatan dengan jumlah mencapai 5.400 unit..

Berita Ciamis, Asajabar.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Untuk kedua kalinya, hasil karya warga binaan berupa produk Coir Net berhasil diekspor ke Korea Selatan dengan jumlah mencapai 5.400 unit.

Kepala Lapas Ciamis, Supriyanto, menjelaskan bahwa ekspor ini merupakan kelanjutan dari kerja sama antara Lapas Ciamis dengan PT Coir Indonesia Global.

“Kegiatan pembinaan kemandirian ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program pembinaan berbasis industri,” ujar Supriyanto, Minggu (24/8/2025).

Ia menegaskan, keberhasilan ekspor ini menjadi bukti bahwa produk karya warga binaan memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar internasional.

Baca Juga :  MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif

Proses bongkar muat dan pengiriman dilakukan di area PT Coir Indonesia Global dengan pengawasan langsung Kalapas Ciamis, didampingi Kasubsi Kegiatan Kerja Asep Gunara, staf kegiatan kerja Noviana Ruby Darisman, serta petugas jaga Regia Azhar.

“Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur,” jelas Supriyanto.

Menurutnya, capaian ekspor kedua ini merupakan hasil konsistensi pembinaan kemandirian yang dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Kemenag Ciamis Dorong MATAMUDA Jadi Gerbang Madrasah Aman, Nyaman, dan Humanis

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras para warga binaan yang telah menghasilkan produk berkualitas tinggi. Ekspor 5.400 unit Coir Net ini tidak hanya berdampak pada kemandirian mereka, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional,” tegasnya.

Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk memperluas kerja sama dengan mitra industri serta meningkatkan kapasitas produksi agar produk warga binaan semakin berdaya saing.

“Hal ini sejalan dengan program Industrial Goes to Market yang dicanangkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI,” pungkas Supriyanto.

Berita Terkait

MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
Heboh Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal di Kota Tasikmalaya
Unjuk Rasa Tolak PSN di Indramayu Berakhir Ricuh, Alun-Alun Jadi Sasaran Perusakan
Kasus Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru Dilimpahkan ke Polresta, Kuasa Hukum Beri Ultimatum 7 Hari
Satpol PP Indramayu Razia Warung Remang-Remang di Losarang Selama Ramadan
Kru MeteorNews Alami Intimidasi Saat Liputan Dugaan Obat Keras Ilegal di Brebes
Aliansi Masyarakat Rancahan Sampaikan Aspirasi Soal APBDes
Pengaduan Warga Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Mantan Kasun Desa Sukahaji

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:26 WIB

Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:36 WIB

Menteri Nusron Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Melalui KKN Tematik

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:04 WIB

Nusron Wahid Targetkan Sertipikasi 14 Ribu Tanah Wakaf di Sulsel Tuntas Lewat Kolaborasi Kampus

Berita Terbaru

error: Content is protected !!