Berita Pangandaran, Asajabar.com – Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, mengakui bahwa satu tahun masa kepemimpinannya di daerah tersebut diwarnai berbagai tantangan, terutama dalam hal komunikasi dan pengelolaan keuangan daerah.
Hal itu disampaikan saat kegiatan media gathering yang digelar di kawasan Kampung Turis Pangandaran oleh Diskominfo Pangandaran, Selasa (17/3/2026).
Dalam keterangannya, ia menuturkan bahwa menjadi kepala daerah bukanlah tugas yang mudah, terlebih dengan kondisi keuangan Pangandaran yang dinilainya cukup berat. Selama setahun menjabat, ia mengaku terus belajar memperbaiki kinerja pemerintahan sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.
Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah penyelesaian pinjaman daerah ke Bank BJB. Citra menyebut, proses penanganan pinjaman tersebut memerlukan waktu hingga lima bulan karena harus melalui berbagai tahapan dan penyesuaian struktur keuangan.
“Alhamdulillah, permasalahan terkait pinjaman tersebut kini sudah dapat diselesaikan secara bertahap,” ujarnya.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Pangandaran juga berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Citra mengungkapkan adanya peningkatan dari sektor pajak kendaraan bermotor dan retribusi daerah. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah sektor yang belum optimal dan menjadi pekerjaan rumah ke depan.
Ia menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan berintegritas. Citra juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak melakukan penyimpangan, terutama terkait penggunaan anggaran daerah.
“Saya selalu menekankan bahwa yang bukan hak kita jangan diambil, karena itu hanya akan merugikan di kemudian hari,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Citra juga menyampaikan permohonan maaf kepada awak media atas komunikasi yang dinilai belum berjalan optimal selama ini. Ia berharap ke depan hubungan antara pemerintah daerah dan media dapat terjalin lebih baik.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan media sangat penting dalam mendorong kemajuan daerah, khususnya dalam menyampaikan informasi dan pembangunan kepada masyarakat.
“Saya tidak anti kritik. Kritik dan saran sangat kami butuhkan untuk membangun Pangandaran agar lebih baik,” katanya.
Citra pun optimistis Kabupaten Pangandaran memiliki potensi besar untuk berkembang. Dengan kedisiplinan, kerja sama, dan komunikasi yang baik, ia yakin berbagai persoalan dapat diselesaikan secara bertahap.
Ia mengajak seluruh pihak, termasuk media dan masyarakat, untuk bersama-sama membangun Pangandaran agar menjadi daerah yang lebih maju di masa mendatang. (TONY)













