Koperasi Merah Putih Dianggap Peluang, Bukan Ancaman bagi Koperasi Eksisting

- Redaktur

Sabtu, 17 Mei 2025 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, H. Didi Sukardi, S.E.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, H. Didi Sukardi, S.E.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, H. Didi Sukardi, S.E., menegaskan bahwa program Koperasi Merah Putih atau Koperasi Desa tidak akan mematikan keberadaan koperasi yang telah lebih dulu berdiri di masyarakat.

Menurutnya, Koperasi Merah Putih merupakan program nasional yang digagas atas instruksi Presiden dan harus dilaksanakan oleh seluruh desa di Indonesia. Karena bersifat top-down, kesiapan masyarakat desa menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini.

“Karena ini program yang datang dari atas, maka perlu ada peningkatan kapasitas masyarakat desa agar siap menjalankan koperasi ini,” ujar Didi Sukardi saat ditemui, Sabtu (17/5/2025).

Ia menekankan pentingnya peran Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) serta Dinas Koperasi di tingkat kabupaten dan provinsi untuk turun tangan dalam membantu pengelolaan dan pendirian Koperasi Merah Putih di setiap desa.

Baca Juga :  Ciamis Siapkan Peserta Terbaik untuk Pentas PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat

Terkait eksistensi koperasi yang sudah ada, Didi menyebutkan bahwa program ini tidak bersifat kompetitif, melainkan sinergis. Koperasi yang lahir dari masyarakat tetap bisa berjalan berdampingan dengan Koperasi Merah Putih.

“Saya kira ini bukan soal bersaing, tapi bagaimana dua jenis koperasi ini bisa tumbuh bersama. Unit usahanya pun bisa berbeda, begitu juga prioritas serta keanggotaannya,” jelasnya.

Ia juga mencontohkan bahwa Koperasi Merah Putih bisa bergerak di unit usaha yang tidak dijalankan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Misalnya, jika BUMDes fokus di sektor perdagangan atau pertanian, koperasi bisa bergerak di sektor simpan pinjam.

Baca Juga :  Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir

“Tidak harus bersaing dengan BUMDes. Justru sebaiknya bisa saling mengisi,” tambahnya.

Didi menekankan pentingnya memilih pengelola koperasi dari masyarakat desa itu sendiri. Ia optimistis setiap desa memiliki orang-orang terbaik yang mampu mengelola koperasi dengan baik.

“Tentu akan selektif. Kita jangan pesimis. Setiap desa pasti punya SDM yang mumpuni,” ucapnya.

Untuk wilayah Kabupaten Ciamis, Didi menyampaikan bahwa Sekda Ciamis telah menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung proses pendirian koperasi, termasuk pembiayaan seperti jasa notaris dan rapat pembentukan koperasi.

“Pemda, pemerintah desa, provinsi, dan pusat harus berperan. Tinggal bagaimana pemerintah pusat menggulirkan bantuan dana agar koperasi ini benar-benar bisa berjalan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Berita Terkait

Reuni Smanda 99 Perkuat Solidaritas Alumni Lewat Semangat Guyub Rukun
DKM Masjid Al Ikhlas Kemenag Ciamis Sembelih 3 Sapi dan Salurkan 5 Domba pada Iduladha 1447 H
Kampung Zakat di Ciamis Dinilai Berhasil Tekan Praktik Rentenir
Ketua MUI Ciamis Jelaskan Hukum Kurban Hewan Betina
Khutbah Iduladha di Alun-alun Ciamis Angkat Penguatan Moral dan Ekonomi Umat
Kurban di Masjid Agung Ciamis Meningkat, Panitia Siapkan 500 Paket Daging
Guru TK Honorer di Kota Tasikmalaya Keluhkan Insentif Rp50 Ribu per Bulan
Ekonomi Lesu dan Harga Sapi Naik, Penjualan Kurban di Tasik Turun

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Salurkan Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:49 WIB

Menteri Nusron Ajak Umat Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:02 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta ASN Tak Ragu Beri Pelayanan karena Takut Ambil Keputusan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:50 WIB

Pemilik Tanah Kini Bisa Ajukan Plotting Bidang Tanah Secara Online melalui Sentuh Tanahku

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:38 WIB

Ossy Dermawan Dorong Pemda, BPN, dan Aparat Hukum Perkuat Sinergi Lewat GTRA

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:55 WIB

ATR/BPN Minta Masyarakat Cermat dalam Proses Jual Beli Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:43 WIB

ATR/BPN Minta Warga Segera Melapor jika Temukan Indikasi Penyerobotan Tanah

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

ATR/BPN Dorong Penataan Kawasan Hutan Berkelanjutan dan Berbasis Kepastian Hukum

Berita Terbaru

error: Content is protected !!