Lapas Ciamis Kirim 95 Ikat Coir Net untuk Ekspor ke Korea Selatan

- Redaktur

Rabu, 17 Juli 2024 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspor coir net Lapas kelas IIB Ciamis ke Korea.

Ekspor coir net Lapas kelas IIB Ciamis ke Korea.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis telah mengirimkan 95 ikat Coir Net hasil karya warga binaan kepada PT Agri Lestari Nusantara, Selasa (16/07/2024).

PT Agri Lestari Nusantara akan mengekspor produk tersebut ke Korea Selatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Beni Nurrahman menjelaskan bahwa ini merupakan pengiriman ketiga.

“Sebelumnya, Lapas Ciamis telah mengirimkan 305 ikat Coir Net kepada perusahaan tersebut,” jelasnya.

Coir Net adalah produk yang terbuat dari serat kelapa yang diikat menjadi jaring-jaring dengan berbagai ukuran dan ketebalan.

Baca Juga :  Munas III PJS Resmi Bergulir, Delegasi dari Berbagai Provinsi Ikuti Sidang Nasional

Serat kelapa ini diambil dari kulit luar buah kelapa yang telah dikeringkan dan dipisahkan dari bijinya. Serat kelapa dikenal kuat, tahan lama, mudah didaur ulang, dan ramah lingkungan, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi, termasuk dalam bidang perikanan.

Di Korea Selatan, Coir Net digunakan untuk budidaya meonggae (nanas laut sejenis teripang) serta sebagai alat bantu penangkapan ikan di laut, baik di perairan dangkal maupun dalam. Produk ini dipilih karena tidak merusak ekosistem laut.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Ciamis Perkuat Komitmen Pelayanan Lewat Estafet Kepemimpinan

Produk Coir Net yang dihasilkan warga binaan Lapas Ciamis merupakan hasil kerja sama dengan PT Agri Lestari Nusantara.

Perusahaan ini sebelumnya memberikan pelatihan kepada warga binaan dan mengirimkan bahan baku serat kelapa yang kemudian diolah oleh mereka.

Diharapkan, kerja sama ini dapat memberikan bekal keterampilan dan disiplin dalam bekerja bagi warga binaan, serta berkontribusi pada pendapatan negara. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
Heboh Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal di Kota Tasikmalaya
Unjuk Rasa Tolak PSN di Indramayu Berakhir Ricuh, Alun-Alun Jadi Sasaran Perusakan
Kasus Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru Dilimpahkan ke Polresta, Kuasa Hukum Beri Ultimatum 7 Hari
Satpol PP Indramayu Razia Warung Remang-Remang di Losarang Selama Ramadan
Kru MeteorNews Alami Intimidasi Saat Liputan Dugaan Obat Keras Ilegal di Brebes
Aliansi Masyarakat Rancahan Sampaikan Aspirasi Soal APBDes
Pengaduan Warga Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Mantan Kasun Desa Sukahaji

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:59 WIB

Munas III PJS Resmi Bergulir, Delegasi dari Berbagai Provinsi Ikuti Sidang Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:26 WIB

Reforma Agraria Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat, Bank Tanah Perlu Diperkuat

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!