Pelatihan Gula Semut di Ciamis Dinilai Bisa Genjot Pendapatan Warga

- Redaktur

Selasa, 2 Desember 2025 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Industri DKUKMP Ciamis, Dini Kusliani.

Kabid Industri DKUKMP Ciamis, Dini Kusliani.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Ciamis melalui Bidang Industri menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Kerja Teknik Produksi Gula Semut yang dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025.

Pelatihan yang berlangsung pada November 2025 itu dilaksanakan di Kecamatan Cihaurbeuti dan Kecamatan Pamarican, dengan total sekitar 80 peserta dari empat desa sasaran program.

Kabid Industri DKUKMP Ciamis, Dini Kusliani, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program Pembinaan Lingkungan Sosial yang dibiayai DBHCHT, yang tidak hanya berfokus pada tembakau, tetapi juga pengembangan produk lain yang memiliki nilai ekonomi.

“Anggaran DBHCHT untuk program pembinaan lingkungan sosial kami gunakan untuk pelatihan teknik produksi gula semut. Ini sekaligus menjadi upaya verifikasi produk turunan dari gula merah. Alhamdulillah, DBHCHT tidak hanya digunakan untuk komoditas tembakau, tetapi bisa menopang kegiatan pembinaan lainnya,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

Baca Juga :  O2SN Kecamatan Ciamis Jadi Ajang Seleksi Atlet ke Tingkat Kabupaten

Pelatihan berlangsung selama enam hari dan menghadirkan narasumber dari pengrajin gula semut yang telah sukses di Kecamatan Pamarican. Selain itu, peserta juga menerima tiga jenis materi:

1. Materi perizinan dan legalitas usaha dari DPMPTSP,

2. Materi hygiene dan sanitasi dari Dinas Kesehatan,

3. Materi teknis produksi gula semut dari praktisi.

Dini menyebutkan bahwa para peserta nantinya akan mendapatkan bantuan peralatan produksi gula semut. Saat ini, SK Bupati terkait bantuan tersebut sedang dalam proses pengajuan.

“Insyaallah peserta akan diberikan seperangkat alat produksi, mulai dari wajan, loyang, hingga saringan. Ini sebagai dukungan agar mereka dapat langsung mempraktikkan keterampilan yang telah diperoleh,” katanya.

Menurutnya, permintaan terhadap gula semut tengah meningkat pesat, baik untuk pasar lokal maupun kebutuhan industri. Harga jualnya juga lebih tinggi dibanding gula cetak tradisional.

“Gula cetak biasanya dijual sekitar Rp15.000 per kilogram, sementara gula semut bisa mencapai Rp25.000 per kilogram. Permintaan lokal sangat tinggi, bahkan pengrajin yang kami jadikan narasumber pun kekurangan pasokan,” ungkap Dini.

Baca Juga :  Target PAD Parkir Rp2,65 Miliar, UPTD Parkir Kota Tasikmalaya Tancap Gas

Untuk mendukung keberlanjutan usaha peserta, DKUKMP juga menekankan pentingnya legalitas usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan kode KBLI yang menjadi syarat utama untuk mendapatkan bantuan pemerintah.

Total anggaran DBHCHT 2025 untuk Bidang Industri DKUKMP Ciamis mencapai sekitar Rp400 juta, terdiri dari Rp200 juta anggaran murni dan Rp200 juta anggaran yang digunakan saat ini. Program tersebut telah direalisasikan 100 persen.

Dini berharap pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan dan daya saing pelaku industri kecil di Ciamis.

“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan kerja masyarakat dan memperkuat daya saing produk mereka. Dalam industri hasil tembakau, misalnya, ada teknik penggelintingan dan pengemasan yang juga membutuhkan keahlian khusus. Semoga melalui pelatihan-pelatihan seperti ini kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hiswana Migas Priangan Timur Diminta Lebih Kreatif Hadapi Tantangan Energi Global
Faujiana Fatah Terpilih Pimpin Hiswana Migas Priangan Timur
Kemenhaj Kota Tasikmalaya Gelar Pelepasan Calon Jamaah Haji Secara Seremonial
Target PAD Parkir Rp2,65 Miliar, UPTD Parkir Kota Tasikmalaya Tancap Gas
Inspektorat Kemenag Turun Langsung Bina Pengelolaan Keuangan Madrasah di Ciamis
BAZNAS Ciamis Dorong Program Kencleng Terus Bertambah di Tingkat Desa
RSUD Kawali Optimalkan Pelayanan di Tengah Keterbatasan Tenaga Perawat
DPRD Ciamis Soroti Maraknya Keuangan Ilegal, Penyuluh Agama Didorong Jadi Garda Edukasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:05 WIB

Airnya Bisa Jernih Banget! Wisatawan Kaget Liat Pesona Curug Jami dari Gunung Sawal

Sabtu, 30 Desember 2023 - 19:20 WIB

Menjelang Tahun Baru 2024, Dishub dan BNN Ciamis Gencarkan Pemeriksaan Angkutan Umum

Minggu, 24 Desember 2023 - 09:34 WIB

Dishub Ciamis Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Nataru

Selasa, 19 Desember 2023 - 16:26 WIB

Wisata Edukasi Bumi Pakarangan Ciamis Siap Dibuka Mei 2024

Senin, 18 Desember 2023 - 13:12 WIB

Ciamis Siap Sambut 1 Juta Wisatawan di Akhir Tahun 2023

Minggu, 10 Desember 2023 - 18:37 WIB

Situs Dalem Dungkut Ranggayunan, Jejak Sejarah dan Kepercayaan di Ciamis

Minggu, 10 Desember 2023 - 18:02 WIB

Tiga Tempat Wisata Alam di Ciamis yang Wajib Dikunjungi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!