Tembok Penahan Sungai Irigasi Cinagawiru di Linggasari Ciamis Ambruk, Hingga Saat Ini Belum Ada Tindak Lanjut

- Redaktur

Kamis, 13 Juli 2023 - 04:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tembok penahan tanah atau kirmir Sungai Cinagawiru atau Peunteunun yang ambruk.

Tembok penahan tanah atau kirmir Sungai Cinagawiru atau Peunteunun yang ambruk.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Tembok penahan tanah atau kirmir sungai irigasi Cinagawiru atau Peunteunun yang terletak di lingkungan Karanggedang RT 004 RW 007, Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis ambruk.

Ambruknya tembok penahan tanah atau kirmir sungai irigasi tersebut diketahui terjadi sejak Jumat dinihari (7/7/2023).

Iking selaku warga setempat mengaku bahwa kejadian tersebut terjadi pada Jumat dinihari sekitar waktu menjelang subuh,” ujarnya kepada Asajabar.com, Kamis (13/7/2023)

“Saya liat subuh itu posisinya sudah ambruk, disertai longsoran tanah, sewaktu subuh itu air sungai cinagawiru atau peunteunun itu debit airnya naik karena mungkin terhalang oleh longsoran tanah atau tertutupi tembok yang ambruk,” ungkapnya.

Sebelumnya kata Iking, pada malam jumat terjadi hujan deras, kemungkinan ambruknya kirmir dan longsoran tanah itu akibat tergerus guyuran hujan.

Baca Juga :  BPN Ciamis Lakukan Inventarisasi Lahan untuk Pembangunan Akses Baru Jembatan Cirahong II

Iking mengaku belum melihat adanya tindak lanjut dari pemerintah maupun Dinas terkait.

“Padahal itu posisinya sudah mau memakan Jalan Karang Gedang, karena sudah ada retak-retak dipinggir bahu jalannya. Dikhawatirkan jika dibiarkan akan mengakibatkan jalan tersebut juga ikut ambruk,” ucapnya.

Sementara H. Kusaeri selaku Ketua RW 007 membenarkan dengan adanya kejadian tersebut.

“Ia mengaku sudah melaporkan terkait hal itu ke pihak Kelurahan Linggasari, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ciamis,” ucap dia.

Saya tidak tahu persis kapan jam kejadiannya, namun kejadian itu diketahui pada Jumat dinihari.

Baca Juga :  Kemenag Ciamis Sukses Gelar Turnamen Voli Hari Amal Bhakti, Berikut Daftar Pemenangnya

“Waktu itu saya mau ke Masjid untuk melaksanakan salat subuh, saya liat kondisinya sudah ambruk,” ungkapnya.

Menurut Kusaeri, aliran sungai irigasi tersebut mengairi sawah di beberapa wilayah, diantaranya wilayah Handapherang, Cigembor, Dewasari dan Ciharalang.

Ia juga menambahkan, bahwa posisi longsoran tersebut sudah mendekati badan jalan, dikhawatirkan jika dibiarkan jalan akses karang gedang itu bisa ambruk.

“Saya juga sebetulnya ingin memasang pagar bambu, supaya pengguna kendaraan berhati-hati, karena kalau mobil berpapasan kan bahaya, takutnya pengguna pengendara itu terlalu kepinggir yang dapat mengakibatkan sesuatu hal yang tidak diinginkan. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

Transaksi Pajak Digital Meningkat, Pemkab Ciamis Gelar Penghargaan Go Digital 2025
BPN Ciamis Lakukan Inventarisasi Lahan untuk Pembangunan Akses Baru Jembatan Cirahong II
KKRA Ciamis Harapkan Guru RA Menjadi Pionir Inovasi Olahan Ikan
Dorong Gizi Anak, Guru RA Ciamis Dilatih Buat Olahan Ikan yang Menarik
Bapenda Ciamis Anggarkan Rp 1,07 Miliar untuk Hadiah Motor PBB-P2
Anugerah Masjid Ramah 2025 di Kabupaten Ciamis Dorong Masjid Jadi Sentra Pendidikan dan Ekonomi Umat
Partisipasi KB Pria Masih Rendah, DP2KBP3A Ciamis Tingkatkan Kapasitas Motivator
Pelatihan Gula Semut di Ciamis Dinilai Bisa Genjot Pendapatan Warga

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:57 WIB

Menteri ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Agam

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:11 WIB

Belajar Digitalisasi Pertanahan, Pengarah Tanah Negeri Perak Kunjungi ATR/BPN

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:02 WIB

Nusron Wahid Minta Pengadaan Lahan Perumahan Tak Sentuh Sawah

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:02 WIB

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan atas Percepatan Sertipikasi Pulau-Pulau Kecil

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:08 WIB

Sepanjang 2025, Satgas Berhasil Ungkap 90 Kasus Mafia Tanah dan Selamatkan Aset Rp23,3 Triliun

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:46 WIB

ATR/BPN dan APH Amankan 14 Ribu Hektare Aset dari Jaringan Mafia Tanah

Senin, 8 Desember 2025 - 15:50 WIB

Wartawan Asajabar Ajak Masyarakat Berdonasi untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Minggu, 7 Desember 2025 - 19:57 WIB

Menteri Nusron Wahid Ajak APH Perkuat Kolaborasi Berantas Mafia Tanah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!