374 Guru Madrasah Ciamis Lakukan Pemberkasan PPG Daljab 2025

- Redaktur

Selasa, 4 Februari 2025 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kemenag Ciamis.

Kantor Kemenag Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Sebanyak 374 guru madrasah dan guru pendidikan agama di Kabupaten Ciamis telah melakukan pemberkasan untuk pendaftaran Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan (Daljab) tahun 2025.

Proses ini merupakan bagian dari persiapan menuju sertifikasi pendidik yang ditargetkan tuntas pada 2026.

Menurut informasi dari Kepala Kantor Kemenag Ciamis melalui Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Agus Abdullah, mengatakan bahwa tahap pemberkasan berlangsung hingga 7 Februari 2025.

Proses ini meliputi pengumpulan dan unggah data, verifikasi, serta validasi berkas yang akan muncul dalam sistem pendaftaran PPG.

Meskipun demikian, terkait dengan pembiayaan program ini, masih terdapat beberapa aspek yang perlu dikaji lebih lanjut, termasuk kemungkinan dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kami sudah menerima surat terkait persiapan verifikasi dan validasi. Nantinya, data-data yang sudah dikumpulkan akan diunggah ke sistem, sementara proses pemanggilan peserta menunggu koordinasi lebih lanjut melalui pertemuan daring,” ujar Agus, Senin (3/2/2025)

Baca Juga :  Ciamis Kembali Masuk Tiga Besar PORSENITAS, Ini Perolehan Medalinya

Dari segi teknis, PPG dalam Jabatan akan berlangsung selama beberapa bulan, dengan tujuan utama meningkatkan kualifikasi akademik para guru.

Standarisasi ini penting agar pendidik memiliki sertifikat resmi yang diakui. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas tenaga pendidik di Indonesia.

Sebagai langkah awal, koordinasi telah dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk Kelompok Kerja Guru (KKG) dan pengawas, untuk memastikan informasi mengenai persyaratan dan prosedur PPG tersampaikan dengan baik kepada para peserta,” kata Agus.

Saat ini, yang diprioritaskan adalah guru-guru yang telah memenuhi syarat administratif secara nasional.

Baca Juga :  PORSADIN VIII Resmi Bergulir, Ciamis Optimistis Kembali Raih Juara Umum

Adapun kriteria utama peserta PPG dalam Jabatan meliputi status sebagai guru Pendidikan Agama Islam (PAI) aktif, memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1 sesuai dengan bidangnya, serta belum mencapai batas usia pensiun sebelum memperoleh sertifikat pendidik.

Dengan target penyelesaian sertifikasi guru pada 2026, berharap seluruh guru yang belum memiliki sertifikat dapat segera mengikuti program ini.

Selain sebagai bentuk peningkatan profesionalisme, sertifikasi juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kualitas pendidikan di Indonesia.

“Kami berharap para guru dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, karena ini adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik,” ucap Agus.

Dengan adanya PPG, diharapkan standar profesi guru semakin meningkat dan berkontribusi pada kualitas generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

Berita Terkait

PORSADIN VIII Resmi Bergulir, Ciamis Optimistis Kembali Raih Juara Umum
Forum Pengusaha Hijrah Tasikmalaya Perkuat Akidah dan Fikih Muamalah Lewat Kajian Rutin
Rohis SMA/SMK se-Kabupaten Ciamis Resmi Dibentuk, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akhlak Pelajar
MI Ciharalang Lepas 25 Siswa Kelas VI, Tampilkan Prestasi dan Program Tahsin Al-Qur’an
Bentang Sayap Harapan, Ponpes Darussalam Ciamis Lepas Santri Menuju Jenjang Pendidikan Lebih Tinggi
Puluhan Santri Ponpes Miftahul Ridwan Panjalu Resmi Menyelesaikan Pendidikan
200 Guru SD dan SMP Ikuti Diseminasi Tunas Bahasa Ibu di Ciamis
MTsN 15 Ciamis Lepas 210 Siswa, Catat Nilai TKA Tertinggi di Kabupaten Ciamis

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:07 WIB

PJS Mantapkan Langkah Menuju Organisasi Konstituen Dewan Pers

Senin, 6 Juli 2026 - 20:29 WIB

Ingin Berkontribusi di Bidang Pertanahan, Calon Taruna STPN Tunjukkan Optimisme Hadapi Seleksi

Senin, 6 Juli 2026 - 20:23 WIB

ATR/BPN Tegaskan Pendaftaran Tanah Ulayat untuk Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Ambil Alih Lahan

Senin, 6 Juli 2026 - 20:12 WIB

BPSDM ATR/BPN Targetkan Lahirkan SDM Pertanahan Berkualitas Lewat Seleksi Taruna STPN

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:52 WIB

Kementerian ATR/BPN Tegaskan Sertipikat Tanah Ulayat Harus Melalui Proses Administrasi yang Lengkap

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:43 WIB

Nusron Wahid: Nasionalisme Abad ke-21 Harus Didukung SDM Unggul dan Kemandirian Bangsa

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:29 WIB

ATR/BPN Sebut Layanan Pertanahan Berkontribusi Besar terhadap Perekonomian Nasional

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:41 WIB

Sekjen ATR/BPN Beberkan Progres Tujuh Layanan Prioritas, HT-El Tembus Rp5.792 Triliun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!