LDBI dan CSDC Tingkat Kabupaten Ciamis Jadi Ajang Seleksi Pembicara Terbaik ke Provinsi

- Redaktur

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan Chief Minister’s Cup Schools Debating Championship (CSDC) tingkat Kabupaten Ciamis.

Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan Chief Minister’s Cup Schools Debating Championship (CSDC) tingkat Kabupaten Ciamis.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan Chief Minister’s Cup Schools Debating Championship (CSDC) tingkat Kabupaten Ciamis digelar di SMAN 2 Ciamis, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XIII, Dwi Yanti Estriningrum, S.Sos., M.Pd.

Ajang debat tingkat pelajar tersebut diikuti puluhan siswa dari berbagai SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah di Kabupaten Ciamis. Kompetisi menjadi sarana untuk menjaring pembicara terbaik yang nantinya akan mewakili Ciamis di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Ketua Pelaksana, Herawati mengatakan, kegiatan tersebut terdiri dari lomba debat Bahasa Indonesia dan debat Bahasa Inggris. Dalam pelaksanaannya, panitia akan memilih tiga tim terbaik dan tiga pembicara terbaik atau best speaker.

“Yang nantinya maju ke tingkat provinsi itu bukan tim juara, tetapi para best speaker yang terpilih,” ujarnya.

Ia menyebutkan, jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Jika tahun lalu hanya diikuti empat sekolah, kini kompetisi diikuti 16 sekolah dengan total 48 siswa.

Baca Juga :  PORSADIN VIII Resmi Bergulir, Ciamis Optimistis Kembali Raih Juara Umum

“Pesertanya ada dari SMA negeri, SMA swasta, SMK, dan juga MAN. Alhamdulillah tahun ini meningkat cukup signifikan,” katanya.

Dalam perlombaan tersebut, setiap tim diberikan mosi debat oleh dewan juri dan memiliki waktu 30 menit untuk menyusun argumentasi atau case building sebelum debat dimulai.

Sementara itu, setiap pembicara diberi waktu tujuh menit untuk menyampaikan argumen. Tema debat yang diangkat mencakup isu pendidikan, sosial, ekonomi, hingga budaya yang dekat dengan kehidupan pelajar.

“Argumentasi peserta harus berdasarkan data dan fakta, tidak boleh subjektif. Selain itu, argumen yang disampaikan juga harus solutif,” jelas Herawati.

Penilaian debat meliputi kemampuan berbicara, strategi penyampaian, kekuatan argumentasi, hingga cara peserta mempertahankan pendapat sesuai mosi yang diberikan.

Herawati berharap melalui kegiatan tersebut Kabupaten Ciamis dapat melahirkan pembicara terbaik yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

Baca Juga :  Ciamis Kembali Masuk Tiga Besar PORSENITAS, Ini Perolehan Medalinya

“Mudah-mudahan Ciamis bisa memberikan kontribusi besar dan nantinya perwakilan Jawa Barat bisa meraih prestasi di tingkat nasional,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia dari MGMP Bahasa Inggris, Aceng Dadan Nurdani mengatakan, pelaksanaan debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dilakukan secara kolaboratif dalam satu kegiatan tingkat kabupaten.

“Tujuan utamanya sama, yaitu mencari tiga best speaker terbaik di masing-masing kategori untuk dikirim ke tingkat berikutnya,” katanya.

Untuk kategori debat Bahasa Inggris, lanjut Aceng, diikuti 12 tim dari berbagai sekolah di Kabupaten Ciamis. Sistem debat yang digunakan mengadopsi ASEAN Parliamentary System dengan posisi government dan opposition.

Menurutnya, peserta diberikan kebebasan menyampaikan ide dan gagasan selama tetap berada di luar isu SARA. Tema yang diperdebatkan pun berkaitan dengan isu nasional maupun internasional yang sedang berkembang.

“Harapannya siswa lebih berani menyampaikan ide dan pendapat serta semakin terasah kemampuan public speaking-nya,” pungkasnya.

Berita Terkait

PORSADIN VIII Resmi Bergulir, Ciamis Optimistis Kembali Raih Juara Umum
Forum Pengusaha Hijrah Tasikmalaya Perkuat Akidah dan Fikih Muamalah Lewat Kajian Rutin
Rohis SMA/SMK se-Kabupaten Ciamis Resmi Dibentuk, Perkuat Pendidikan Karakter dan Akhlak Pelajar
MI Ciharalang Lepas 25 Siswa Kelas VI, Tampilkan Prestasi dan Program Tahsin Al-Qur’an
Bentang Sayap Harapan, Ponpes Darussalam Ciamis Lepas Santri Menuju Jenjang Pendidikan Lebih Tinggi
Puluhan Santri Ponpes Miftahul Ridwan Panjalu Resmi Menyelesaikan Pendidikan
200 Guru SD dan SMP Ikuti Diseminasi Tunas Bahasa Ibu di Ciamis
MTsN 15 Ciamis Lepas 210 Siswa, Catat Nilai TKA Tertinggi di Kabupaten Ciamis

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:07 WIB

PJS Mantapkan Langkah Menuju Organisasi Konstituen Dewan Pers

Senin, 6 Juli 2026 - 20:29 WIB

Ingin Berkontribusi di Bidang Pertanahan, Calon Taruna STPN Tunjukkan Optimisme Hadapi Seleksi

Senin, 6 Juli 2026 - 20:23 WIB

ATR/BPN Tegaskan Pendaftaran Tanah Ulayat untuk Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Ambil Alih Lahan

Senin, 6 Juli 2026 - 20:12 WIB

BPSDM ATR/BPN Targetkan Lahirkan SDM Pertanahan Berkualitas Lewat Seleksi Taruna STPN

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:52 WIB

Kementerian ATR/BPN Tegaskan Sertipikat Tanah Ulayat Harus Melalui Proses Administrasi yang Lengkap

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:43 WIB

Nusron Wahid: Nasionalisme Abad ke-21 Harus Didukung SDM Unggul dan Kemandirian Bangsa

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:29 WIB

ATR/BPN Sebut Layanan Pertanahan Berkontribusi Besar terhadap Perekonomian Nasional

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:41 WIB

Sekjen ATR/BPN Beberkan Progres Tujuh Layanan Prioritas, HT-El Tembus Rp5.792 Triliun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!