Berita Ciamis, Asajabar.com – Belasan peserta Pinilih Moka Alit dan Remaja serta Ujang Nyai Kabupaten Ciamis turut memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 dengan mengikuti pawai menuju Pendopo Ciamis dan menampilkan berbagai atraksi seni serta peragaan busana daerah, Kamis (11/6/2026).
Para peserta yang berasal dari Sanggar Cressida Ciamis tampil mengenakan busana kebaya buhun, pakaian tradisional khas Sunda yang menggambarkan gaya berpakaian masyarakat tempo dulu. Kehadiran mereka menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian perayaan hari jadi daerah.
Ketua Sanggar Cressida Ciamis, Gerak Mentasi, mengatakan sebanyak 14 peserta ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka merupakan anak-anak dan remaja berusia mulai dari 4 tahun hingga tingkat SMP yang selama ini dibina di sanggar.
“Kami sebenarnya memiliki sekitar 30 peserta binaan, namun yang ikut pada kegiatan hari ini sebanyak 14 orang. Mereka mengikuti pawai sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384,” ujarnya.
Menurut Gerak, pembinaan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada dunia fashion dan peragaan busana, tetapi juga pengembangan karakter serta peningkatan kepercayaan diri anak-anak sejak usia dini.
Selain belajar menjadi model, para peserta juga mendapatkan pelatihan kepribadian dan seni tari kontemporer. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak didorong untuk berani tampil di depan umum dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Kami ingin anak-anak memiliki rasa percaya diri, berani tampil di depan banyak orang, dan memiliki kepribadian yang baik. Jadi bukan hanya belajar fashion, tetapi juga pembentukan karakter,” katanya.
Ia mengakui proses pembinaan anak usia dini memiliki tantangan tersendiri. Namun, pihaknya terus berupaya memberikan pendampingan agar para peserta dapat berkembang sesuai bakat dan minatnya tanpa mengganggu kegiatan belajar di sekolah.
Latihan dilakukan secara fleksibel dengan menyesuaikan waktu luang para peserta. Dengan pola tersebut, pembinaan dapat berjalan tanpa mengurangi fokus anak-anak terhadap pendidikan formal.
Gerak menambahkan, sejumlah alumni binaan Sanggar Cressida telah berhasil mengikuti berbagai ajang pemilihan duta wisata dan budaya di tingkat yang lebih tinggi. Karena itu, pembinaan terhadap Ujang Nyai Alit dan Remaja diharapkan menjadi wadah kaderisasi bagi generasi muda Ciamis.
“Kami berharap mereka kelak bisa melanjutkan ke ajang Mojang Jajaka dewasa dan menjadi generasi yang mampu membawa nama baik daerah,” ucapnya.
Ke depan, Sanggar Cressida juga berencana menggelar ajang Mojang Jajaka Alit dan Remaja tingkat Jawa Barat yang ditargetkan berlangsung pada November mendatang.
Melalui momentum Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, pihaknya berharap semakin banyak anak-anak dan remaja yang tertarik mengembangkan bakat di bidang seni, budaya, dan kepribadian.
“Kami mengajak masyarakat, khususnya para orang tua di Kabupaten Ciamis, untuk mendukung pengembangan potensi anak-anak. Bagi yang berminat dapat bergabung dan mengikuti pembinaan di Sanggar Cressida,” pungkasnya.













