Pengurus DPD LASQI Ciamis Periode 2025–2030 Resmi Dilantik

- Redaktur

Senin, 22 Desember 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan dan pengukuhan pengurus LASQI periode 2025-2030.

Pelantikan dan pengukuhan pengurus LASQI periode 2025-2030.

Berita Ciamis, Asajabar.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Ciamis masa bhakti 2025–2030 resmi terbentuk. Pelantikan dan pengukuhan pengurus dilaksanakan di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ciamis, Senin (22/12/2025).

Prosesi pelantikan dilakukan oleh Bupati Ciamis yang diwakili Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Drs. Wawan Ruhiyat. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, perwakilan instansi pemerintah, tokoh agama, serta pengurus LASQI tingkat provinsi Jawa Barat.

Hadir pengurus provinsi, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LASQI Jawa Barat, Ir. Hj. Metty Triantika, MT, serta Sekretaris DPW LASQI Jawa Barat, H. Moch. Imam Nasrulloh, S.H., M.H.

Ketua DPD LASQI Kabupaten Ciamis terpilih, Dadi Supriadi, S.HI., Gr., menyampaikan sejumlah fokus program kerja yang akan segera dijalankan. Menurutnya, penguatan organisasi menjadi langkah awal yang harus dilakukan.

“Prioritas pertama kami adalah memperkuat struktur organisasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kepengurusan di tingkat kecamatan atau DPK belum seluruhnya terbentuk. Ini akan segera kami rapatkan agar dapat segera terealisasi,” ujar Dadi.

Selain itu, Dadi menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia pengurus. Ia menilai, tanpa bekal keilmuan dan kapasitas yang memadai, LASQI tidak akan mampu berjalan optimal.

“Yang kedua adalah peningkatan kualitas pengurus. Tanpa modal keilmuan, LASQI tidak mungkin berjalan dengan baik,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi dan keharmonisan dengan pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi faktor penting dalam menjalankan visi dan misi organisasi.

“Tanpa dukungan pemerintah, sulit bagi LASQI untuk bekerja maksimal. Karena itu, kami berkomitmen membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh unsur pemerintahan,” tambahnya.

Baca Juga :  KH Saeful Ujun: Pesantren Harus Tetap Jadi Teladan Moral Umat

Dadi juga mengungkapkan bahwa selama ini LASQI lebih banyak menyasar lembaga pendidikan berbasis pesantren dan madrasah. Ke depan, pihaknya akan memperluas jangkauan ke pendidikan formal seperti SMP, SMA, dan SMK.

“Banyak potensi seni Islami di sekolah formal yang belum tersentuh. Ini akan menjadi perhatian kami ke depan,” katanya.

Dalam waktu dekat, DPD LASQI Ciamis juga berencana menggelar berbagai kegiatan dan event seni Islami, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Ia mencontohkan pengalaman sebelumnya saat menggelar event seni Islami yang mampu menarik banyak grup qasidah di Ciamis, namun terkendala pengakuan sertifikat di sekolah formal.

“Jika sertifikat dikeluarkan oleh LASQI, insyaallah bisa diakui oleh lembaga pendidikan formal. Ini menjadi nilai tambah bagi peserta didik,” ujarnya.

Dadi berharap kepengurusan LASQI Ciamis ke depan dapat berjalan dengan prinsip solidaritas, transparansi, dan akuntabilitas.

“Prestasi selalu diiringi tantangan dan ujian. Karena itu, kami akan rutin menggelar rapat koordinasi agar organisasi tetap berjalan pada koridor yang benar,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPW LASQI Jawa Barat, H. Moch. Imam Nasrulloh, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Ia berharap LASQI Kabupaten Ciamis dapat berkembang dan melahirkan prestasi di bidang seni budaya Islam.

“Alhamdulillah, hari ini pengurus LASQI Kabupaten Ciamis resmi dilantik. Kami berharap LASQI Ciamis maju, berkarya, dan berprestasi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti banyaknya talenta seni Islami yang muncul dalam rangkaian penampilan pada acara tersebut. Menurutnya, hal itu menjadi modal penting bagi kebangkitan seni budaya Islam di Ciamis.

“Talenta-talenta ini harus dijaring dan dibina. LASQI diharapkan menjadi cikal bakal kebangkitan seni budaya Islam di Kabupaten Ciamis,” katanya.

Baca Juga :  Pentas PAI SD Ciamis Jadi Barometer Keberhasilan Pendidikan Agama

Imam menambahkan, setelah terbentuk, LASQI wajib memiliki kalender kegiatan yang jelas, termasuk program pembinaan, pelatihan, dan sertifikasi pada tahun 2026. Ia juga menekankan pentingnya memasukkan seni qasidah sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah.

“Tadi juga disampaikan bahwa seni qasidah harus masuk ke ekskul sekolah, mulai dari pendidikan dasar, diniyah, SMP hingga SMA,” ujarnya.

Terkait dinamika dan potensi perbedaan di lapangan, Imam mengingatkan pentingnya menjaga kehati-hatian dan menjunjung legalitas organisasi.

“LASQI memiliki payung hukum yang jelas. Jika ada pihak lain yang merasa terganggu, mari kita sama-sama berkarya. Biarlah masyarakat menilai, dan legalitas yang menentukan,” tegasnya.

Dalam sambutan Bupati Ciamis yang dibacakan Plh Sekda Ciamis, Drs. Wawan Ruhiyat, disampaikan bahwa LASQI memiliki peran strategis dalam pengembangan seni budaya Islam sekaligus penanaman nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

“Melalui seni qasidah dan syair-syair yang indah dan bermakna, LASQI mampu menyampaikan pesan moral, memperkuat akhlak, serta menanamkan nilai keimanan kepada generasi muda di tengah tantangan modernisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan media digital, pengemasan seni qasidah yang kreatif dan edukatif, serta pelibatan generasi muda menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus dijawab dengan visi dan misi yang jelas.

Pemerintah Kabupaten Ciamis, lanjutnya, menyambut baik dan mendukung kiprah LASQI sebagai bagian dari pembangunan daerah yang menempatkan religiusitas, kearifan lokal, dan pelestarian budaya sebagai pilar penting.

“Pemerintah daerah berkomitmen mendorong pelestarian seni budaya Islami sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan berdaya saing. Dukungan ini tentu membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat,” tutupnya.

Berita Terkait

PPIH Ciamis Pastikan Kesehatan Jemaah Haji Jadi Prioritas Utama
KH Saeful Ujun: Pesantren Harus Tetap Jadi Teladan Moral Umat
Dicky Candra: Koperasi Ajarkan Semangat Gotong Royong Masyarakat
Kota Tasikmalaya Catat Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi di Jawa Barat
Bapenda Kota Tasikmalaya Targetkan Pajak Daerah Rp235,4 Miliar pada 2026
Jelang Iduladha, Edukasi Kurban ASUH Digencarkan di Ciamis
Tingkatkan Profesionalitas, KKTU Ciamis Ikuti Bimtek Penyusunan SOP Madrasah
Pemkab Ciamis Dorong Pelaksanaan Kurban Aman, Sehat, Utuh, dan Halal

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:13 WIB

429 Siswa SMAN 2 Ciamis Lulus, 75 Orang Diterima SNBP

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:45 WIB

FLS3N SD Kecamatan Ciamis Tampilkan Beragam Potensi Seni Pelajar

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:31 WIB

Dispusip Ciamis Siapkan Wakil Terbaik ke Lomba Bertutur Tingkat Jabar

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:00 WIB

Pentas PAI SD Ciamis Jadi Barometer Keberhasilan Pendidikan Agama

Senin, 11 Mei 2026 - 13:25 WIB

Js Kristan Ajak Generasi Muda Seimbangkan Teknologi dan Spiritualitas

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:04 WIB

Ciamis Siapkan Wakil Terbaik untuk FLS3N Provinsi Jawa Barat

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:51 WIB

O2SN Tingkat Kabupaten Ciamis Rampung Digelar dengan Sukses

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:06 WIB

Atma Waluya SMAN 1 Ciamis, Ajang Perpisahan Siswa dan Pameran Karya

Berita Terbaru

Siswa dari jurusan IPA dan IPS dinyatakan semua lulus.

Pendidikan

429 Siswa SMAN 2 Ciamis Lulus, 75 Orang Diterima SNBP

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:13 WIB

error: Content is protected !!