Tragedi Longsor di Ciamis, Nenek dan Cucu Tewas Tertimbun Tanah

- Redaktur

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor di Dusun Cikujang Girang RT 03 RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis

Longsor di Dusun Cikujang Girang RT 03 RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis

Berita Ciamis, Asajabar.com – Tragedi longsor menyelimuti Dusun Cikujang Girang RT 03 RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis pada Jumat, 1 November 2023, sekitar pukul 01.10 dini hari.

Ai Sumiati (42) yang sedang menggendong cucunya, Dikry Fadlan Mutakin (1,2 tahun), tewas setelah tertimbun longsor.

Kepala Desa Sukamaju, Dede Engkuh mengonfirmasi bahwa kejadian tersebut terjadi saat hujan deras malam hari, yang menyebabkan longsor dari tebing atas, merusak rumah milik Isah dan berdampak ke rumah di bawahnya.

Baca Juga :  Sekolah MAUNG SMAN 1 Ciamis Siapkan MPLS Aman, Nyaman, dan Bebas Perpeloncoan

“Longsoran tanah menimpa Ai Sumiati saat hendak mengungsi bersama cucunya.

Mereka tertimbun saat berjalan kaki menuju tempat pengungsian, dekat mushola yang kemudian terkubur tanah,” ungkap Dede saat dihubungi wartawan.

Setelah kejadian, Kepala Desa Sukamaju segera menghubungi BPBD dan Tagana Ciamis.

Kadis BPBD dan Kabidnya bersama masyarakat turut serta dalam evakuasi, membersihkan material longsor seluas 7 meter dan tinggi 4 meter.

Dua korban, nenek dan cucunya, berhasil dievakuasi dalam kondisi sudah meninggal dunia.

“Kami menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi longsoran susulan.

Baca Juga :  MI Handapherang Kenalkan Program Tahfidz dan KBC Lewat MATAMUDA yang Interaktif

Saat hujan deras, sebagian warga telah mengungsi dan selamat. Namun, sayangnya nenek dan cucunya tidak sempat menyelamatkan diri,” tambahnya.

Anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis, Misbah Solehudin menyatakan bahwa upaya evakuasi bersama BPBD dan masyarakat telah selesai, meskipun kondisi kedua korban sudah meninggal dunia.

Ia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat yang tinggal dekat tebing saat hujan deras.

“Kita harus selalu waspada karena hujan deras dapat memicu longsor. Lebih baik mengungsi demi keselamatan bersama,” tandas Misbah. (TONY/ASAJABAR)

Berita Terkait

MUI Ciamis Soroti LGBTQ, Minta Sinergi Pemerintah, Keluarga, dan Tokoh Agama Diperkuat
BBWS Citanduy Percepat Pembangunan Irigasi Lewat P3-TGAI di 73 Lokasi
PASI Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Fokus Lestarikan Budaya Sunda dan Perkuat Ketahanan Keluarga 
Perlindungan Anak Yatim Jadi Pesan Utama Gebyar Muharram Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis
Momentum Muharam, Kemenag Ciamis Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Disabilitas
Jamaah Majelis Taklim Roudlotunnisa Masjid Agung Ciamis Kompak Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim
Jemaah Haji Ciamis Kembali ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Jaga Kemabruran Haji
ASN Baru Kemenag Ciamis Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Disiplin Kerja

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:17 WIB

Laporan Keuangan 2025 Kembali Raih WTP, Sekjen ATR/BPN Minta Jajaran Tindak Lanjuti Temuan BPK

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:33 WIB

Realisasi Anggaran ATR/BPN Tembus Rp6,12 Triliun, Komisi II DPR Minta Pengelolaan Berbasis Kinerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:27 WIB

Sertipikasi Tanah Ulayat Lindungi Hak Masyarakat Adat, Bukan Hilangkan Hak Adat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

Nusron dan Maruarar Sepakati Sertipikasi Gratis untuk MBR, Targetkan Satu Juta Bidang Tanah pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sekjen ATR/BPN Minta Kanwil dan Kantah Percepat Program Strategis

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:19 WIB

KKNP-PTLP Perdana STPN Berhasil Petakan Lebih dari 224 Ribu Bidang Tanah dan Restorasi Arsip Pascabencana

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Kajian Komnas HAM Perkuat Langkah Pemerintah Tangani Konflik Agraria Secara Menyeluruh

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:56 WIB

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Lengkap Tetap Bisa Bersertipikat, Ini Mekanismenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!