Berita Ciamis, Asajabar.com – Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kabupaten Ciamis menggelar perlombaan antar sekolah Raudhatul Athfal (RA) dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut mengusung tema “Ramadhan Ceria, Ramadhan Bahagia Penuh Cinta.”
Perlombaan yang digelar meliputi beberapa kategori, di antaranya lomba kreasi menggambar dan mewarnai hihid (alat kipas tradisional Sunda yang terbuat dari anyaman bambu berbentuk persegi empat dengan pegangan), lomba salat berjamaah, membaca Asmaul Husna dan lomba tari dilakukan secara daring melalui kanal YouTube.
Pelaksanaan lomba diawali dengan seleksi di berbagai zona wilayah KKRA atau tingkat kecamatan. Peserta yang lolos seleksi selanjutnya akan mengikuti perlombaan tingkat kabupaten.
Ketua KKRA Kabupaten Ciamis, Hj. Lalis Lismaidah, M.Pd.I., mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan keceriaan anak-anak dalam menyambut Ramadan sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.
“Tema yang kami ambil adalah Ramadan Ceria, Ramadan Bahagia Penuh Cinta. Kegiatan ini melibatkan anak-anak bersama orang tua, baik ayah maupun ibu. Bahkan di beberapa sekolah, kegiatan ini menjadi bagian dari program ‘satu hari bersama ayah’, sehingga anak dan ayah mengikuti lomba secara bersama-sama,” ujar Lalis.
Ia menjelaskan, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sangat tinggi. Awalnya, panitia menargetkan sekitar 4.000 peserta, namun antusiasme masyarakat membuat jumlah peserta mencapai sekitar 8.000 orang dari berbagai wilayah di Kabupaten Ciamis.
“Peserta terbanyak berasal dari Kecamatan Cipaku dengan sekitar 720 peserta. Ini di luar perkiraan kami karena target awal hanya 4.000 peserta, namun ternyata minat masyarakat sangat tinggi,” katanya.
Menurut Lalis, kegiatan lomba juga sejalan dengan penguatan kurikulum pendidikan anak usia dini yang menekankan nilai cinta, kebersamaan, dan pembentukan karakter.
Untuk lomba berjamaah, panitia lebih menekankan pada aspek kedisiplinan anak saat melaksanakan salat bersama. Anak-anak diminta membaca surat Al-Fatihah dan An-Nas, dengan penilaian difokuskan pada kekompakan dan keteraturan gerakan berjamaah.
“Anak-anak usia RA tentu tidak mudah diatur, sehingga kami sangat mengapresiasi mereka yang mampu mengikuti salat berjamaah dengan tertib,” ungkapnya.
Sementara itu, lomba tari mengusung tema tarian islami yang berkaitan dengan semangat menyambut Ramadan.
Lalis menambahkan, seleksi tingkat kecamatan dilakukan di beberapa zona wilayah. Untuk Zona 1 yang meliputi wilayah Ciamis, Sadananya, dan Cikoneng, kegiatan dilaksanakan pada Kamis. Selanjutnya, seleksi di Zona 5 yang meliputi wilayah Banjarsari, Lakbok, Pamarican, dan Banjaranyar dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya.
Adapun lomba yang paling diminati peserta adalah lomba menggambar dan mewarnai. Dalam penilaiannya, panitia menetapkan sistem penjurian dengan membagi kategori per 100 peserta untuk menentukan enam pemenang di setiap kelompok.
Selain itu, KKRA juga mengangkat makna filosofis dari kata “RAMADHAN” sebagai nilai pembelajaran bagi anak-anak, yaitu:
Rajin ibadah, Akhlak mulia, Mengaji Al-Qur’an, Amanah, Disiplin, Hormat kepada orang tua dan guru, Aktif dan ceria, Niat ikhlas.
Melalui kegiatan ini, KKRA berharap anak-anak RA di Kabupaten Ciamis dapat menyambut Ramadan dengan penuh keceriaan, semangat beribadah, serta menumbuhkan karakter positif sejak dini.












